Rabu, 04 Februari 2009

KONTRIBUSI STATISTIKA DALAM REALITAS KEHIDUPAN





Oleh:
MUCHLISH ABDURROHIM
SMA Negeri 2 Yogyakarta

PENDAHULUAN
 Permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan manusia sangat kompleks, sehingga diperlukan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) untuk membantu menyelesaikan berbagai masalah tersebut.
 Semakin berkembang dan majunya IPTEK akan semakin memudahkan manusia untuk menyelesaikan berbagai masalahnya
 Salah satu ilmu yang sangat berguna dalan membantu menyelesaikan masalah kehidupan manusia adalah statistika.
 Dalam tulisan ini di uraikan peran statistika dalam bidang pendidikan, penelitian dan pemerintahan.

PENGERTIAN STATISTIKA
Statistika merupakan cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari cara-cara pengumpulan data, penyajian data, dan penyimpulan berdasarkan data.
Statistika dibagi menjadi dua yaitu statistika deskriptif dan statistika inferensial.
Statistika deskriptif meliputi
- penyederhanaan atau perangkuman data dalam bentuk gambar seperti grafik, diagram, dan sebagainya, dan
- perhitungan numerik yang merupakan ukuran pemusatan, ukuran letak dan ukuran penyebaran data.
Statistika infersial meliputi satistika untuk keperluan penarikan kesimpulan

Dalam kehidupan sehari-hari statistika memiliki peran. Terkadang orang tidak menyadari bahwa apa yang dia lakukan adalah penerapan dari statistika.

1. PERANAN STATISTIKA DALAM BIDANG PENDIDIKAN
MENGETAHUI RATA-RATA NILAI
Contoh kasus :
Seorang wali murid menanyakan kepada seorang guru tentang rata-rata nilai rapor anaknya.
Walaupun guru yang bersangkutan bukan guru matematika, guru tersebut juga harus mengetahui hasil rata-rata rapot sang anak.
Maka dalam hal ini statistika sangat dibutuhkan.
Bagaimana cara menghitung rata-rata?
Rata-rata adalah jumlah data dibagi dengan banyaknya data
2. PERANAN STATISTIKA DALAM BIDANG PENELITIAN
Dalam penelitian biasanya dimulai dengan mengumpulkan data berdasarkan pengamatan atau hasil suatu eksperimen yang harus diolah. Untuk memudahkan pembacaan terhadap data-data penelitian, dapat digunakan penyajian data dalam bentuk grafik atau diagram. Untuk mengolah data, khususnya data kuantitatif sangat diperlukan uji statistik, misalnya: menggunakan analisis regresi atau analisis variansi ataupun analisis statistik yang lain. Berdasarkan uji statistuk tersebut selanjutnya disusun suatu kesimpulan sebagai hasil penelitian.
3. PERANAN STATISTIKA DALAM PEMERINTAHAN
Dalam bidang pemerintahan suatu negara, statistika mempunyai peranan yang sangat penting:
1. Untuk keperluan sensus penduduk
2. Menghitung keuangan negara
3. Mendata jumlah propinsi, kabupaten, kota, beserta perangkat pemerintahan
4. Mendata sumber daya alam, mengklasifikasikan daerah, mendata jumlah sekolah, dan lain-lain
Dengan data-data yang dimiliki dan dilakukan pengolahan data tersebut, pemerintah akan lebih mudah untuk mengambil suatu kebijakan
Statistika digunakan dalam menenentukan komposisi penduduk.
Komposisi penduduk yaitu pengelompokkan penduduk berdasarkan kriteria (ukuran) tertentu. Dasar untuk menyusun komposisi penduduk yang umum digunakan adalah umur, jenis kelamin, mata pencaharian, dan tempat tinggal. Pengelompokkan penduduk dapat digunakan untuk dasar dalam pengambilan kebijakan dan pembuatan program dalam mengatasi masalah-masalah di bidang kependudukan.
Contoh:
Dengan mengetahui jumlah penduduk usia 7 –12 tahun maka pemerintah dapat memperkirakan berapa kebutuhan sekolah dasar yang harus disediakan mengingat usia tersebut adalah usia sekolah dasar.
Demikian pula dengan mengetahui data jumlah kepala keluarga yang belum memiliki rumah sendiri, maka pemerintah dapat memperkirakan berapa pembangunan perumahan rakyat yang harus disediakan, kebutuhan bahan bangunan dan lain-lain.
Peranan statistika sangat banyak untuk membantu memudahkan kehidupan manusia yang secara garis besar dibedakan ke dalam statistika deskriptif dan statistika inferensi. Untuk itu maka tenaga ahli di bidang statistika perlu ditingkatkan, baik secara kuantitatif maupun kualitatif.






.