Minggu, 27 Februari 2011

NGERTI RA? (TAU GA?)

Jalan-jalan pagi hari memang menyehatkan, wah selain sehat jalan pagi hari juga sebagai pemanasan sebelum beraktivitas. Sambil tengak-tengok kanan kiri ternyata ada sesuatu yang membuat saya heran plus kagum… apa itu? Tebaklah!!!
Pancaran kilauan membentuk pola indah di antara dedaunan dari dua cabang pohon, setelah didekati wow terkejut…ternyata kilauan indah itu berasal dari jarring laba-laba yang basah akibat terkena guyuran gerimis. subhanAlloh

Tau ga temen2 kenapa jarring laba-laba begitu kuat? Nah, itu yang sedang diteliti oleh para ahlinya akhir-akhir ini. Diketahui jarring laba-laba bahkan lebih kuat dari serat besi. Coba aja jarring laba-laba yang sepertinya hanya benang tipi situ kalian coba patahkan, pasti sangat susah malahan tangan kita yang terbelit oleh benang-benang yang semula kita remehkan haha… jangan sampe repot sendiri

Selain itu para ahli menemukan bahwa laba-laba telah menggunakan cahaya ultraviolet dalam jaringnya untuk memikat mangsanya datang.. wow. Hal tersebut terungkap setelah para peneliti di Australia meneliti rahasia di balik jaring yang cantik tersebut. Selama ini jaring laba-laba dikenal sangat lengket dan kuat, bahkan melebihi baja, namun jarang diteliti aspek bentuknya.

Hal tersebut didasari fakta bahwa beberapa jenis bunga memantulkan cahaya ultraviolet yang menarik perhatian serangga. Jika jaring laba-laba memantulkan cahaya yang sama, berarti fungsinya mirip dengan bunga untuk merayu serangga.

Hochuli dan koleganya kemudian melakukan percobaan dengan jaring laba-laba asli dan jaring laba-laba yang dilapisi plastik penyaring ultraviolet. Mereka kemudian memantau berapa banyak serangga yang tertanggap dalam beberapa hari.

Lalat, lebah, tawon, dan nyamuk tertangkap baik di kedua jaring. Namun, pada jaring yang dilapisi plastik antiultraviolet jumlahnya jauh lebih sedikit. Jumlah nyamuk tetap sebanding karena serangga ini tidak dapat melihat cahaya ultraviolet.

"Laba-laba sepertinya memanfaatkan kemampuan sejumlah mangsanya yang dapat melihat cahaya ultraviolet," jelas Hochuli. Pada penelitian berikutnya para peneliti akan mempelajari pengaruh bentuk sarang yang bervariasi sesuai jenis laba-laba yang membuatnya.



Jaring laba-laba dapat dipakai untuk menyambung otot (tendon) atau memulihkan ligamen yang rusak. Selain sangat kuat, serat alami ini tidak menyebabkan infeksi.

Penggunaan serat untuk aplikasi medis sebenarnya telah diceritakan sejak sekitar 2.000 tahun lalu. Di antaranya untuk melawan infeksi, mencegah pendarahan, dan menutup luka.
Meski demikian, para ilmuwan belum menemukan bukti bahwa jaring laba-laba dapat membunuh kuman. Sejauh ini, hasil percobaan pada hewan menunjukkan bukti-bukti awal bahwa jaring laba-laba tidak menghasilkan respon kekebalan terlalu besar sehingga dapat diterima tubuh.

Para peneliti di Universitas Tufts, Massachusetts telah membuktikan bahwa jaring laba-laba dapat dirangkai untuk memulihkan jaringan penyambung tulang (ligamen) yang rusak. Percobaan ini berhasil pada ligamen jenis ACL (anterior cruciate ligament) yang biasanya rusak pada penderita cedera lutut.

"Kami juga melihat potensi jaring laba-laba untuk tendon buatan," kata Randolph Lewis dari Universitas Wyoming, AS. Para ilmuwan telah memanfaatkannya untuk membuat benang operasi untuk menutup luka bekas operasi, mata, atau, menyambung jaringan syaraf.

Namun, Lewis dan para peneliti lainnya belum dapat menghasilkan jaringan yang siap pakai. Untuk menghasilkan material seperti jaring laba-laba dalam jumlah besar, Lewis memanfaatkan alfalfa, tumbuhan semak yang biasa dipakai sebagai pakan kuda di Amerika. Sedang peneliti lainnya coba membuat protein jaring laba-laba dalam susu kambing.

Mereka dapat menghasilkan jaring di luar tubuh laba-laba dengan cara menyisipkan gen yang dimiliki laba-laba ke sel yang menjadi targetnya. Penelitian terakhir yang sedang dilakukan Lewis dilaporkan dalam jurnal Chemical Reviews.



Wah semakin maju teknologi semakin membuktikan bahwa otak manusia terus berkembang hhe demi kebaikan pokoknya setuju2 saja .. ngomongin soal jarring laba2 jangan2 nanti di masa depan juga akan ada makhluk seperti spiderman berterbangan di atas kita kayak di film spiderman haha…

SEBUAH TRADISI DI SENDANG CANDRA JATI

Ngayojokarto kutane aman berhati nyaman
Kuta seniman kuta pelajar lan kabudayan

Lirik lagu di atas mengenalkan kita kepada kota Yogyakarta. Kota ini dikenal sebagai kota pelajar, kota seni, dan kota budaya. Dalam hal pendidikan siapa yang tidak mengenal kota ini, adanya Taman Siswa menjadi simbol lahirnya sekolah pertama milik bangsa Indonesia. Kini Yogyakarta memiliki sekolah-sekolah unggulan yang menghasilkan sumber daya manusia yang siap bersaing di era globalisasi. Selain itu kota Yogyakarta menjadi kota pariwisata yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan baik domestik maupun asing karena memiliki banyak kebudayaan dan tradisi yang telah memasyarakat.

Beberapa tradisi yang ada di Yogyakarta masih dilestarikan, contohnya Grebeg Mulud, kenduren, nyadran, dan masih banyak lagi. Sebagai contoh yang menarik adalah tradisi berendam pada malam selasa dan jumat. Sangat menarik untuk kita ketahui bahwa tradisi ini belum memasyarakat dan hanya sebagian kecil dari masyarakat kota Yogyakarta yang mengetahui adanya tradisi ini.

Yogyakarta dahulu adalah sebuah Negara yang memiliki adat dan istiadat tersendiri. Oleh karena itu muncul tradisi-tradisi yang ada di masyarakat seperti tradisi berendam ini. Tradisi ini dilakukan di sebuah sendang bernama Candra Jati. Sendang adalah tempat sejenis kolam yang digunakan untuk mandi. Bentuk sendang bermacam-macam seperti lingkaran, persegi, segitiga dan lain-lain.

Sendang Candra Jati berarti bulan yang menerangi malam. Nama ini diberikan oleh sebuah Paguyuban Candra Jati. Diceritakan bahwa nama ini berasal langsung dari yang mahakuasa melalui perantara manusia. Sendang ini berada di kelurahan Banyuraden, dusun Sukunan yang sekarang menjadi kampong wisata lingkungan. Setiap malam selasa dan jumat digunakan untuk berendam.

Tradisi berendam berawal dari tuntunan perguruan yang ada di desa Bulawen, Sleman. Pada awalnya berendam dilakukan selama tujuh hari tujuh malam bahkan ada anjuran sampai empat puluh hari. Murid perguruan ini menerima tuntunan dari sang guru yang turun-temurun dilakukan. Pada akhirnya setelah keluar (lulus) murid-murid perguruan memiliki keinginan untuk melestarikan tradisi ini.

Pada tahun 1987 murid-murid perguruan mendapat petunjuk untuk melakukan berendam di daerah Klaten karena di sana terdapat banyak sendang. Untuk melestarikan tradisi ini maka mereka berangkat dari Yogyakarta menuju Klaten. Pada tahun 1998 terjadi kekacauan, suasana di Klaten sudah tidak aman akibat demo terhadap pemerintah orde baru sehingga memunculkan rasa takut dalam perjalanan. Selanjutnya sampai di Yogyakarta muncul rasa khawatir karena tidak dapat melestarikan tradisi ini. Akhirnya membuat sebuah paguyuban untuk mencari jalan keluar dengan mengadakan pertemuan dan saling bertukar pikiran.

Kemudian mereka mulai untuk mencari lokasi yang sesuai untuk membuat sendang. Mereka mencari dari daerah Sleman dan Bantul namun tidak mendapatkan tempat yang sesuai karena air yang ada didaerah tersebut kotor.

Pada akhirnya mereka menemukan tempat yang sesuai di daerah banyuraden milik seorang warga. Sebelum menjadi sendang tempat ini berupa Ibelik yaitu tempat pemandian umum berukuran kecil, di tempat ini terdapat sumber mata air yang jernih. Pada tahu 2002 mulailah dibangun sendang di atas tanah pinjaman dari warga tersebut. Dalam pembangunannya memerlukan biaya sampai Rp 20.000.000 yang berasal dari donator warga. Setelah sendang tersebut jadi maka dinamakan sendang Candra Jati tradisi ini dapat dilakukan kembali.

Tradisi berendam ini dilakukan setiap malam selasa dan jumat, berbeda dengan tuntunan yang menganjurkan untuk berendam selama empat puluh hari dari sang guru. Mereka mengaitkan dengan puasa senin-kamis yang mereka lakukan. Tradisi ini dilakukan pada pukul dua belas malam dan berlangsung selama satu jam. Ketika berendam hati harus tenang karena mereka percaya bahwa pada saat itu mereka sedang berkomunikasi langsung dengan Sang Mahakuasa. Dengan menggunakan udeng yaitu sejenis selendang yang didikat di kepala sebagai pelengkap tradisi. Sebelum berendam mereka niat terlebih dahulu agar selama berendam hati mereka menjadi tenang. Setelah menunjukkan pukul dua belas maka tanda berupa sirine dibunyikan. Berendam dimulai selama satu jam.

Adanya tradisi ini belum sepenuhnya diakui oleh masyarakat pada umumnya sehingga tradisi ini dilakukan hanya sebatas anggota paguyuban yang telah mengetahui tujuan dari tradisi ini. Tradisi ini diikuti oleh kurang lebih empat puluh orang yang terdiri dari pemuda dan orang dewasa dan hanya sekitar sepuluh orang yang memiliki kesungguhan. Mereka berasal dari berbagai kampong di Yogyakarta yang mempunyai kepercayaan yang sama. Dalam menjalankan tradisi ini mereka tidak menginginkan ilmu kebal dan sejenisnya atau kekayaan tetapi hanyalah rasa untuk melestarikan tradisi yang ada dalam kebudayaan Jawa.

Selanjutnya adalah penyalahgunaan sendang serta kendala yang dihadapi. Permasalahan yang ditimbulkan sebagian masyarakat adalah pembuangan sampah sembarangan di sekitar sendang, selain itu tempat untuk berpacaran, tempat untuk bolos, tempat untuk pelajar yang merokok dan lain-lain. Perlu disadari bahwa sendang memiliki manfaat apabila di rawat dengan baik. Selain itu perlu perhatian dari warga sekitar untuk menjaga keamanan di sekitar sendang. Selain itu sendang ini berada di tanah warga sehingga suatu saat akan dihilangkan sesuai dengan keinginan pemilik tanah.

Untuk perawatan sendang mereka menyesuaikan. Jika sendang kotor atau perlu diperbaiki maka anggota paguyuban bergotong royong untuk membersihkan atau memperbaiki kerusakan. Tidak ada jadwal khusus bagi para anggotanya, partisipasi masyarakat dalam merawat sendang sangat dibutuhkan karena masyarakat selain paguyuban juga memanfaatkan air sendang untuk mandi dan mencuci.

Kita sebagai masyarakat Yogyakarta perlu mengetahui banyak hal mengenai daerahnya dari kulit hingga ke akar budayanya. Sebagai penduduk kita juga wajib menghormati adanya tradisi dan budaya yang ada dalam masyarakat karena kita hidup ditengah masyarakat. Selain itu kita juga harus pandai memahami segala bentuk kegiatan yang menyangkut kebudayaan sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran bagi yang melaksanakan tradisi.


Oleh : Muchlish Abdurrohim

Sekolah=Kebutuhan Pokok???


Ini adalah salah satu tulisan yang pernah dimuat di TETRA (sebuah majalah yang dikelola oleh Balai Bahasa Yogyakarta).



Seseorang berlari di sebuah lorong menuju ke suatu ruangan, tampak di dalam ruangan orang-orang yang sedang serius menimba ilmu. Ruangan itu adalah sebuah kelas SMA yang ada di Yogyakarta. “maaf saya terlambat”, kata seorang siswa dengan muka malu dan baju basah, keringat mengucur lelah mengejar waktu.

Nah teman-teman, seberapa pentig pendidikan bagi kita? Sekolah merupakan fasilitas bagi kita (kaum muda) untuk menimba ilmu. Saat ini kita akan sulit untuk hidup jika tidak memiliki ilmu. Maka sekolah menyediakan guru yang berpengalaman untuk mengajarkan ilmunya kepada kita. Tapi apakah kita sudah bersungguh-sungguh atau hanya sedikit niat kita untuk mencari ilmu?

Terkadang kita merasa iba dengan kondisi di Indonesia, beberapa anak mengalami putus sekolah dikarenakan mahalnya biaya pendidikan yang tidak sanggup mereka membayarnya. Atau kondisi lingkungan yang tidak mendukung, ketika orang tua lebih menginginkan anaknya bekerja dari pada bersekolah. karena mayoritas penduduk Indonesia miskin dan biaya pendidikan mahal maka penduduk Indonesia yang miskin akan bertambah banyak karena mereka tidak mendapatkan pendidikan yang layak untuk mengubah kehidupan mereka. Tidak jarang orang miskin juga pandai karena dorongan untuk berusaha memperbaiki kehidupan. Beasiswa yang diperoleh tidak dapat menjamin seluruh warga negara dapat bersekolah karena terbatasnya anggaran pemerintah. Tapi bagaimana dengan mereka yang bersekolah. Ada beberapa dari mereka yang membolos ke tempat-tempat hiburan seperti game center. Mereka tidak mengingat betapa sulitnya orang tua untuk menyekolahkan mereka. Tidak sedikit dari mereka yang terlibat tawuran hingga kriminalitas remaja. Hal itu dikarenakan kurangnya kedewasaan berpikir mereka.



Mereka menganggap bahwa sekolah hanyalah rutinitas pagi, padahal jika mereka menyadari pentingya sekolah maka akan menjadikan jembatan menuju kesuksesan. Terbukti bagi mereka yang memiliki prestasi di sekolahnya atau bagi juara olimpiade di beberapa bidang pendidikan. Mereka merasa sekolah memiliki peranan penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang mampu bersaing di era globalisasi.

Kesadaran akan pentingnya sebuah pendidikan bagi seseorang merupakan faktor terpenting dalam menunjang keberhasilan seseorang. Kesadaran merupakan motivasi utama agar kita meraih kesuksesan, dengan adanya kesadaran walaupun fasilitas tidak mencukupi kita terus berusaha dan menutui kekurangan yang kita punya. Tetapi tidak dengan tersedianya fasilitas yang mencukupi dan kesadaran itu tidak ada maka kita tidak terdorong berusaha menggunakan fasilitas yang tersedia dengan baik. Kita sadari bahwa kemampuan warga negara Indonesia tidak kalah dengan warga negara asing. Banyak lulusan universitas di luar negeri merupakan alumnus yang berasal dari Indonesia dan karena fasilitas di Indonesia kurang mencukupi sehingga mereka tidak bisa berbuat banyak. Universitas di Indonesia pun tidak kalah dengan universitas di luar negeri karena tenaga pengajarnya pun berasal dari lulusan universitas di luar negeri.

Pendidikan sangat diperlukan oleh seseorang karena berguna untuk hidupnya. Pendidikan pun tidak hanya dalam bidang akademik melainkan juga dalam bidang non akademik. Keduanya pun tidak dapat berdiri sendiri, tidak bisa kita hanya mementingkan teori saja atau mementingkan praktek saja keduanya harus berjalan dengan seimbang.

Kesadaran untuk mengubah negara Indonesia agar tidak bergantung pada campur tangan negara asing merupakan tugas kita sebagai warga negara. Banyaknya sumber daya alam Indonesia yang dikuasai oleh negara asing dan tugas kita adalah untuk merebut kembali apa yang seharusnya kita punya karena hasilnya lebih banyak masuk ke negara asing. Antara pendidikan dan agama juga harus berjalan dengan seimbang, jika tidak kita akan terjerumus ke perbuatan maksiat seperti KKN yang dapat merugikan orang lain dan diri sendiri. Nah, mari kita manfaatkan fasilitas yang telah diberikan kepada kita dan mulailah dengan niat untuk mencapai sebuah kesuksesan.

HORMATILAH YANG LEBIH TUA!!!

DALAM masyarakat kita mengenal etika dan nilai-nilai moral. Hormat pada orang yang lebih tua adalah salah satunya. Sebagai anak-anak atau remaja kita dituntut untuk menghormati orang yang lebih tua, tetapi alangkah baiknya jika perilaku hormat ini timbul dari dalam diri kita. Artinya kita sadar dan mampu menempatkan diri kita di hadapan mereka.

Hormat harus kita munculkan karena terkadang orang yang lebih tua seringkali memiliki sikap tidak mau kalah dan tak kenal kompromi, tak mau tahu pendapat kita. Jadi, kita harus bisa memberi pengertian sesuai dengan kemampuan berpikir mereka. Banyak contoh dimana sebagai remaja kita meminggirkan etika terhadap orang yang lebih tua, bahkan kepada orangtua kita sendiri atau kepada guru.

Satu hal penting lagi yang harus dimengerti adalah kita tetap harus menghargai orang yag lebih tua sebagai manusia. Walaupun mereka bukan lagi manusia produktif (jika bekerja tidak menghasilkan sedikit melalui tenaga mereka), atau dikatakan energi mereka mulai berkurang. Setiap orang tua selalu merasa memiliki kelebihan dibanding anak-anaknya, mengingat dia lebih kenyang pengalaman baik suka maupun duka. Sebodoh-bodoh apapun orang tua dibanding anaknya, sudah pasti perasaan seperti ini ada pada mereka. So, kita harus menghormati mereka.

Belajar menghormati orang yang lebih tua itu gampang. Kita mulai dari orang tua kita sendiri. Bagaimana jadinya jika menghormati orang lain tanpa menghormati orang tua sendiri, apa kata dunia??? Mereka akan sedih, dan jangan sampai mereka kecewa kepada kita.

Hormat bukan berarti kita harus takut dan mengecilkan diri, tetapi hormat adalah bentuk penghormatan kita kepada mereka. Jika kita ingin dihormati maka kita juga harus belajar menghormati

-hmc-

sumber: http://222.124.164.132/web/detail.php?sid=178667&actmenu=46

Kamis, 24 Februari 2011

Hitam & Putih - Ada Band

kujatuh cinta lagi
tuk kesekian kali
saat tandanya kita jatuh

menatap langit biru
terlukis senyum cerah
tebarkan warna-warni
taburi kehidupanku

reff: ku terlahir untukmu
mengukir indah dunia
kemanaku menuntun jalanku
terangi malam tak lagi gelap
berhiaskan kasih nan suci

di dalam hidup ini
tak ada yang sempurna
ada hitam dan putih
dalam segala ucap dan laku

repeat reff

sumpah mati sayangku padanya
takkan ada yang gantikan
darat dan lautan kusatukan
demi keagungan cinta

repeat reff

ku terlahir untukmu
ku terlahir hanya untukmu

.