DALAM masyarakat kita mengenal etika dan nilai-nilai moral. Hormat pada orang yang lebih tua adalah salah satunya. Sebagai anak-anak atau remaja kita dituntut untuk menghormati orang yang lebih tua, tetapi alangkah baiknya jika perilaku hormat ini timbul dari dalam diri kita. Artinya kita sadar dan mampu menempatkan diri kita di hadapan mereka.
Hormat harus kita munculkan karena terkadang orang yang lebih tua seringkali memiliki sikap tidak mau kalah dan tak kenal kompromi, tak mau tahu pendapat kita. Jadi, kita harus bisa memberi pengertian sesuai dengan kemampuan berpikir mereka. Banyak contoh dimana sebagai remaja kita meminggirkan etika terhadap orang yang lebih tua, bahkan kepada orangtua kita sendiri atau kepada guru.
Satu hal penting lagi yang harus dimengerti adalah kita tetap harus menghargai orang yag lebih tua sebagai manusia. Walaupun mereka bukan lagi manusia produktif (jika bekerja tidak menghasilkan sedikit melalui tenaga mereka), atau dikatakan energi mereka mulai berkurang. Setiap orang tua selalu merasa memiliki kelebihan dibanding anak-anaknya, mengingat dia lebih kenyang pengalaman baik suka maupun duka. Sebodoh-bodoh apapun orang tua dibanding anaknya, sudah pasti perasaan seperti ini ada pada mereka. So, kita harus menghormati mereka.
Belajar menghormati orang yang lebih tua itu gampang. Kita mulai dari orang tua kita sendiri. Bagaimana jadinya jika menghormati orang lain tanpa menghormati orang tua sendiri, apa kata dunia??? Mereka akan sedih, dan jangan sampai mereka kecewa kepada kita.
Hormat bukan berarti kita harus takut dan mengecilkan diri, tetapi hormat adalah bentuk penghormatan kita kepada mereka. Jika kita ingin dihormati maka kita juga harus belajar menghormati
-hmc-
sumber: http://222.124.164.132/web/detail.php?sid=178667&actmenu=46
Tidak ada komentar:
Posting Komentar