Senin, 02 Maret 2009

aneh2 wae

di suatu restoran terkenal, datang seorang bos besar
Bos: pelayan!!!!!
pelayan: apa, mau pesan apa?
Bos: apa aja yang penting es teh dan mie ayam
pelayan: ????

saking kurangnya ide untuk mengisi blog ini maka penulis jd stress

Rabu, 04 Februari 2009

KONTRIBUSI STATISTIKA DALAM REALITAS KEHIDUPAN





Oleh:
MUCHLISH ABDURROHIM
SMA Negeri 2 Yogyakarta

PENDAHULUAN
 Permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan manusia sangat kompleks, sehingga diperlukan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) untuk membantu menyelesaikan berbagai masalah tersebut.
 Semakin berkembang dan majunya IPTEK akan semakin memudahkan manusia untuk menyelesaikan berbagai masalahnya
 Salah satu ilmu yang sangat berguna dalan membantu menyelesaikan masalah kehidupan manusia adalah statistika.
 Dalam tulisan ini di uraikan peran statistika dalam bidang pendidikan, penelitian dan pemerintahan.

PENGERTIAN STATISTIKA
Statistika merupakan cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari cara-cara pengumpulan data, penyajian data, dan penyimpulan berdasarkan data.
Statistika dibagi menjadi dua yaitu statistika deskriptif dan statistika inferensial.
Statistika deskriptif meliputi
- penyederhanaan atau perangkuman data dalam bentuk gambar seperti grafik, diagram, dan sebagainya, dan
- perhitungan numerik yang merupakan ukuran pemusatan, ukuran letak dan ukuran penyebaran data.
Statistika infersial meliputi satistika untuk keperluan penarikan kesimpulan

Dalam kehidupan sehari-hari statistika memiliki peran. Terkadang orang tidak menyadari bahwa apa yang dia lakukan adalah penerapan dari statistika.

1. PERANAN STATISTIKA DALAM BIDANG PENDIDIKAN
MENGETAHUI RATA-RATA NILAI
Contoh kasus :
Seorang wali murid menanyakan kepada seorang guru tentang rata-rata nilai rapor anaknya.
Walaupun guru yang bersangkutan bukan guru matematika, guru tersebut juga harus mengetahui hasil rata-rata rapot sang anak.
Maka dalam hal ini statistika sangat dibutuhkan.
Bagaimana cara menghitung rata-rata?
Rata-rata adalah jumlah data dibagi dengan banyaknya data
2. PERANAN STATISTIKA DALAM BIDANG PENELITIAN
Dalam penelitian biasanya dimulai dengan mengumpulkan data berdasarkan pengamatan atau hasil suatu eksperimen yang harus diolah. Untuk memudahkan pembacaan terhadap data-data penelitian, dapat digunakan penyajian data dalam bentuk grafik atau diagram. Untuk mengolah data, khususnya data kuantitatif sangat diperlukan uji statistik, misalnya: menggunakan analisis regresi atau analisis variansi ataupun analisis statistik yang lain. Berdasarkan uji statistuk tersebut selanjutnya disusun suatu kesimpulan sebagai hasil penelitian.
3. PERANAN STATISTIKA DALAM PEMERINTAHAN
Dalam bidang pemerintahan suatu negara, statistika mempunyai peranan yang sangat penting:
1. Untuk keperluan sensus penduduk
2. Menghitung keuangan negara
3. Mendata jumlah propinsi, kabupaten, kota, beserta perangkat pemerintahan
4. Mendata sumber daya alam, mengklasifikasikan daerah, mendata jumlah sekolah, dan lain-lain
Dengan data-data yang dimiliki dan dilakukan pengolahan data tersebut, pemerintah akan lebih mudah untuk mengambil suatu kebijakan
Statistika digunakan dalam menenentukan komposisi penduduk.
Komposisi penduduk yaitu pengelompokkan penduduk berdasarkan kriteria (ukuran) tertentu. Dasar untuk menyusun komposisi penduduk yang umum digunakan adalah umur, jenis kelamin, mata pencaharian, dan tempat tinggal. Pengelompokkan penduduk dapat digunakan untuk dasar dalam pengambilan kebijakan dan pembuatan program dalam mengatasi masalah-masalah di bidang kependudukan.
Contoh:
Dengan mengetahui jumlah penduduk usia 7 –12 tahun maka pemerintah dapat memperkirakan berapa kebutuhan sekolah dasar yang harus disediakan mengingat usia tersebut adalah usia sekolah dasar.
Demikian pula dengan mengetahui data jumlah kepala keluarga yang belum memiliki rumah sendiri, maka pemerintah dapat memperkirakan berapa pembangunan perumahan rakyat yang harus disediakan, kebutuhan bahan bangunan dan lain-lain.
Peranan statistika sangat banyak untuk membantu memudahkan kehidupan manusia yang secara garis besar dibedakan ke dalam statistika deskriptif dan statistika inferensi. Untuk itu maka tenaga ahli di bidang statistika perlu ditingkatkan, baik secara kuantitatif maupun kualitatif.






Rabu, 28 Januari 2009

CERITA REFLEKSI

Di suatu keluarga yang terdiri dari ayah dan 3 anaknya
oleh ayahnya anak tadi diberi nama Anis, Harben, dan Amsol. Tapi terdapat ketidak adilan antara ketiganya. jika ayah pergi kemanapun maka ayah sering sekali membawa si Harben atau Anis, di rumah Amsol ditinggal. Amsol hanya menunggu hingga ayah pulang. sesampainya di rumah, Anislah anak yang paling diberi perhatian. Sampai tak ada 1 pun perhatian yang diberikan pada Amsol. Hari-hari terus berlalu sama hingga sang Ayah tua dan tak lagi mengurusi ketiganya. setelah lama sakit-sakitan, Akhirnya ayah dibawa ke rumah sakit. Di rumah sakit Amsol selalu menunggu, entah kemana si Harben. Anis pun hanya pulang-pergi. hingga malikat mencabut nyawa ayah, Amsol tetap menunggu...

inilah sebuah cerita, jika digambarkan Harbend adalah Harta benda, Anis adalah Anak isteri, dan Amsol adalah Amal soleh. ingat hanya amal soleh yang akan kita bawa mati.

Minggu, 25 Januari 2009

THE DRAGON SWORD

Hello, my name Opel. I am 83 years old. My hair is short and withe. I am a fat person. I have a son and doughter-in-law. I have 2 grand-child. I always spend too much time on the seat. Sometimes I remember about my experience that hapenned in long time ago. I will tell you what happened in my young’s life.
It happened in July 13, 1944…
Madrid, I saw a lot of men were killed by troop. it was very frightened. i lived with my family, it is only mom and my sister Clara. I didn,t understand why it could happen like that. I knew it after I was 25 years old.
In fact our state had been powered by a monster whose name is Flukz. It was very strong. Nobody could stop his authority. That made me afraid when Flukz catched the man to be his prey. It was very crazy. So, who could stop the Flukz power?
One day, when I took a walk I was hearing a sound inside the bush. I was doubt, it was not good. I began to frightened, I wanted to run away. But I also wanted to know what it is. Then I walk near it. “who are you?” I asked, “ough” there is small sound. After I opened the bush I saw a man. So, I brought to home and told to my mom. “mom!! I found a man, he had bullet wound” I said. “give him medicine!!” mom said. “okay mom”
At the night I waited him, I wish he would health so that he could talked about what happened to him. I was very sleppy. So I lay on my bed. “ohh, I am so tired”. I thought it is a long night.
At the morning when I waked up I saw the man’s bed is empty. I din”t know where he is, but he left a piece of letter.

Dear kind person
Thankyou for your help, now I am healthy. But sory I have to go now. Because I must save our family. They are locked away in the jail by Flukz. I have to free them. I only give this equipment and the adress of place where you can learn more . It is in your cupboard you can take it yourself. But please don’t use it in the crime’s way.

Captain Smollet

So, I opened my cupboard. It was surprising me, he give me a long sword. I promised to him, I would save our life from Flukz’ authority. Beside that, I also read the adress. “Snow Mountain” that is name of mountain. I would asked permission to my mom, so that nothing hindrance that to get in my way to there.
At the next day, I prepared anything that I needed in my journey. finally I was ready to go. My mom looks like not wiling to me, because of condition.
“mom, I have to go now”
“where are you go?” mom asked me
“I want to save our state”
“it is ok, but you must remember to me and your sister clara!”, I saw my mother drop of watering,
She said,” be careful, My son!”
“bye, Mom!” I embraced my mother. Clara didn’t know about my departure. And I said ‘Good Bye’ to them.
In my way, this day is very hot. It is burn my head, “it is very hot”, I thought. And I was becoming tursty. but I didn’t look a water. I decided to stop in front of inn. I entered inside the inn. I was looking around, I thougt this inn was save. So, I planed to spend the night in here. I met the receptionist to order a room. He escorted mr to my room.
“wich one?” I asked
“this one, number 34”, he gave me a key. “But you must tidy your room by your self!”
“okay, thanks”
The room was in disorder. There were webs in the corner. It just a window, small cup-board, bed, clock ‘now 1 at the afternoon’, and a painting that I didn’t undersand about the meaning. “fifteen minutes to tidy this room, all right” I said.
Fifteen minutes later this room was very neat. Then I lay on the bed, I began sleppy. So, I slept.
Dorr!!
I heard a sound, it was like gun’s sound. What happened? It came from lobby. I looked it was 1 at the night. So, what happen?
I went out by sneaked, “oh gosh!!!” I saw a men was being killed by Flukz’s troop. I tried to lose from this inn. I jumped trough the window, I fell in to the river, I was unconcious at the momment…
“egh, where am i? I said, I saw the old lady beside me.
“you have been concious, Boy?” she asked me
“yeah, excuseme where am I, and who are you?
“I am an old lady who found you near the river”,
“really?”
“yes, now what you feel?
“I have backache, I am not confortable”
An old lady gave me a herb. I feel fine again. And we talked each other…
“my name grandma Wen, I had lived in this cottage for fifty years. I lived alone because my family had been killed by Flukz” she said
“I am sory to hear that”
“nothing, so, what is your name? and why did you be in near of river?
I introduced to her, and why I was in near the river. Then she could understand to me. I stayed in her house for a night.
In the morning, I continued my journey, before that grand ma Wen give me a frog that can show me the course to the snow mountain. I ready to go now!! “let’s go”
Frog said thet I had to go to the north, then I follow it.
After fourty days journey. I arrived in front of the door cave. “welcome to the snow mountain” said the old man whose long white bread. “my name Kanze, I am person who live in here, what can I do for you?” said the old man.
“I needed your knowledge to activate this sword” then I explained why I came in here. He told that my sword’s name is dragon sword. So, he promissed to teach me all about ‘jurus’ dragon sword. I was happy bicause he was care to me.
Then he let me to go in. Altough he was old, he had more spirit than me. He could live alone inside the cave. I was respect to him. “you have to take a rest before you learn that sword dragon”, said the old man. “thankyou”, I said. Before it I would lose my friend that acompany me to here, ‘Frog you are free now, thanks bye!!’
It was Saturday morning, it was very cold. The old man asked me to put off my shirt. I was termbled, but this was one of the method. After that he asked me to stand under water fall. Two hours long, I finished his assignment. Now he began to teach me how to use the sword. It was very difficult, it was needed more concentration to hold it.
After 3 month I learned to him, I became a master of dragon sword. I was ready to fight with Flukz and his troop.
“now, you are a master. my message is don’t tell the people about me. And don’t go to wrong way!”
“yes, sir”, I answered.
‘MILION JURNEYS START WITH ONE STEP’
“Good bye, Sir”
I run as fast as rocket…
Arrived to my home, I saw two dead-bodies. I was very surprise because thet were my mom and my sister. “NOoo!!!” I screamed. I didn’t belive it, I had neglected them for six month and now it was happened. I felt I was wrong, left them alone. I was the one man, so, I must keep them.
“I will kill you, Flukz. I will catch you altough you go to pool of the earth”
So, I took my sword and went to Flukz’s head quarters. After I arrived in front of the door of Flukz’s quarter, I was intercepted by the troop. I killed all of them. Until I came in the Flukz’s room. I saw much monster. “Wich one was the leader?” I asked
I saw the big shadow behind them, but I didn’t care about it. I only took forward and killed the monster one by one. There were blood spilt all over the place. There were a lot of dead-bodies, because they were killed by my sword. Finally I faced with Flukz, it is so enermeous.
I began fight with him. In fact he was very difficult, he punched me. I droped my blood. Then I tried to approach but it was nothing, he punched me back. I remembered my mother’s advice. ‘don’t give up’ and I also remember the old man’s advice ‘ use your brain not your muscle!’
It gave me more energy, so, I searched his weakness. I continued of fight with him. Not long, I foud it, he could read my mind. So, I had to hide it, the way was not thinking anything. I got it…
BUMMM!!! It is like the explosion,
It is save now…
“Grandpa!” my grand-children wake me up!! It was my experience that I never lose from my live. Now I go out from house and saw my grand-child learn about the DRAGON SWORD…

End




The dragon sword that was found by Prof. dr. Hmc in the middle of 12s century, its weight is 120 pound, and 2 meters long. It was very shiny.

Sabtu, 24 Januari 2009

VARIASI POLISI TIDUR

POLISI TIDUR FASILITAS LALULINTAS



Setiap orang yang berdomisili di Indonesia, Khususnya Yogyakarta tentu mengetahui dan mengenal dengan istilah polisi tidur. Polisi tidur atau istilah asingnya road humps adalah gundukan aspal atau gundukan semen yang dipasang melintang di jalan. Ada yang ditambah dengan garis-garis putih, ada pula yang polos tanpa garis-garis putih.
Setiap hari, kita yang tinggal di Yogyakarta dan sering melintasi jalan-jalan kecil di kampung, atau perumahan pasti akan melewati polisi tidur. Kota-kota lain di seluruh dunia juga memilikinya. Bentuknya memang beraneka ragam, dari yang besar, kecil, halus, kasar, bergelombang, trapesium, hingga bentuk yang hampir menyerupai kotak. Letaknya ada di tengah jalan, dengan posisi melintang yang sengaja diletakkan atau dibuat untuk menghalangi laju kendaraan. Benda tersebut memang hanya istilah teknis, karena masyarakat telah akrab memanggilnya ‘polisi tidur’.

Istilah resminya adalah road humps atau sering juga disebut speed humps atau speed bumps. Arti dalam Bahasa Indonesia mungkin tidak sesuai yaitu bongkokan / tonjolan / jendulan di jalan, atau lebih tepatnya bongkokan / tonjolan / jendulan untuk mereduksi kecepatan kendaraan yang melewati jalan.

Polisi tidur hanyalah satu di antara beberapa jenis sarana yang digunakan untuk meredakan atau mengurangi kecepatan lalu lintas (traffic calming). Beberapa jenis lainnya antara lain : bulbouts, yang dikenal juga dengan istilah choker, curb bulb, neckdown, nub, atau gateway. Bulbouts ini berupa pengurangan lebar jalan yang biasanya digunakan di simpang empat, berbentuk setengah, sepertiga atau seperempat lingkaran, dibuat dengan warna mencolok agar terlihat jelas oleh pengemudi kendaraan.

Tujuannya adalah mengurangi jarak lintasan penyeberang jalan dan mengurangi kecepatan kendaraan. Jenis ini masih belum populer digunakan di Indonesia. Jenis yang lebih populer di Indonesia, dan juga di Yogyakarta adalah pita penggaduh (rumble strips), berupa tonjolan-tonjolan kecil seperti pita dalam jumlah lebih dari satu yang dipasang melintang jalan. Di Yogyakarta, pita penggaduh ini biasanya banyak dipasang pada ruas jalan sebelum pintu perlintasan kereta api. Masih banyak lagi jenis traffic calming lainnya, seperti street narrowing (penyempitan badan jalan), bar markings (garis kuning melintang jalan), rumble areas (pengasaran permukaan jalan), dan lain-lainnya. Semuanya bertujuan untuk mengurangi kecepatan kendaraan, melindungi penyeberang jalan dan mengurangi kecelakaan lalu lintas. Dari sekian banyak jenis traffic calming, yang menarik untuk disimak, untuk kondisi di Yogyakarta, adalah polisi tidur.




Fenomena awal pembuatan polisi tidur di Yogyakarta mungkin sudah dimulai puluhan tahun lalu, meskipun hingga sekarang belum ada penelitian yang dapat memastikan jumlah polisi tidur di Yogyakarta. Namun yang jelas, dalam dua tahun terakhir, polisi tidur menjadi seperti trend, menghiasi jalan-jalan di hampir seluruh pelosok Yogyakarta, yang sangat menarik untuk disimak adalah jumlahnya yang kian hari kian bertambah. Tujuannya adalah memang seperti yang diharapkan dalam teori manajemen lalu lintas, yakni memaksa pengendara untuk memperlambat kecepatan kendaraannya. Efektivitas polisi tidur memang cukup ampuh.

Sebenarnya latar belakang pembuatan polisi tidur tidak terlepas dari bergesernya kultur budaya masyarakat Yogyakarta (dan tentunya di kota-kota lain di Indonesia) dari kultur tradisional yang sarat tata krama, sopan santun, saling menghargai, gotong royong akan mencerminkan budaya berlalulintas.ditambah dengan derasnya budaya luar yang masuk dalam bentuk aglomerasi kultural. Dalam hal berlalulintas, budaya urban identik dengan efisiensi waktu dan kecepatan akses, yang apabila tidak diimbangi dengan kesadaran norma dan peraturan, maka yang terjadi adalah penyakit-penyakit transportasi, seperti kesemrawutan, kemacetan, hingga kecelakaan. Kebutuhan untuk bergerak cepat pun dipenuhi dengan memiliki sepeda motor dan mobil untuk menggantikan sepeda onthel dan delman. Ketika sepeda motor dan mobil menjadi banyak, kebutuhan untuk menggunakan jalan pun menjadi tinggi dan cepat. Untuk menghindari kesalahan dalam berkendara maka polisi tidurpun dibuat. Dalam pembuatannya, perlu standarisasi dari Pemerintah mengenai fisik dari polisi tidur.

Di Indonesia, ketentuan yang mengatur tentang disain polisi tidur diatur oleh Keputusan Menteri Perhubungan No 3 Tahun 1994 tentang Alat Pengendali dan Pengaman Pemakai Jalan, di mana sudut kemiringan adalah 15% dan tinggi maksimum tidak lebih dari 150 mm. tetapi faktanya masyarakat hanya membuat secara asal-asalan. Bagi mereka yang penting ada kegunaannya contohnya di Kelurahan Pakuncen, Wirobrajan, Yogyakarta. Dengan luas wilayah 64.933 hektar , dan terdapat 12 RW dengan 3 sampai 5 jalan yang melintasi di mana setiap delapan sampai sepuluh meter Anda harus melewati polisi tidur dengan bentuk yang sangat ekstrem. kondisi tersebut menghasilkan ketidaknyamanan pengendara, kerusakan kendaraan, sistem drainase pembuangan air hujan yang terhambat dan berakibat banjir, hingga bahkan kecelakaan kendaraan akibat keberadaan polisi tidur itu sendiri! Hal tersebut dapat terjadi karena bentuk fisiknya yang tidak seragam, tidak mengikuti standar baku, pengerjaannya secara swadaya oleh masyarakat tanpa kaedah-kaedah teknis yang tepat, sehingga seringkali lokasi pemasangannya pun menjadi kurang tepat.

Di beberapa tempat pemasangan polisi tidur menjadi tidak berguna karena terdapat celah yang mudah dilewati roda motor.

Polisi tidur memang seharusnya diletakkan pada proporsi sebagai alat bantu terakhir yang memang sangat dibutuhkan dalam keadaaan mendesak, dengan ketentuan yang ketat dan adjustable dari sisi teknis. Standarisasi polisi tidur dari pihak pemerintah (Dinas Perhubungan atau Kimpraswil) sangat dibutuhkan untuk mengakomodasi permintaan masyarakat namun juga mempertimbangkan eksistensi pengguna kendaraan, sehingga bentuknya pun dapat seragam, nyaman dan aman untuk dilewati kendaraan, serta tidak berefek buruk pada lingkungan sekitar (misalnya banjir). Keberadaan polisi tidur yang bersifat semi permanen juga dapat diterapkan sehingga dapat dipasang pada saat-saat tertentu, misalnya pada saat banyak penyeberang jalan atau banyak anak-anak yang melintas.

Terlepas dari sisi teknis, sebenarnya adanya polisi tidur bergantung pada kesadaran dari para pengendara kendaraan itu sendiri. Kepedulian terhadap pejalan kaki, penyeberang jalan dan pengendara sepeda harus diutamakan. Pengertian terhadap keberadaan rambu-rambu jalan, zebra cross, trotoar, hingga garis marka harus benar-benar ditanamkan kepada pengguna jalan.

Bila pengendara telah sedemikian tertibnya, saling menghargai sesama pemakai jalan, menghormati hak-hak pejalan kaki dan penyeberang jalan, maka langkah berikutnya adalah bergotong-royong membongkar kembali polisi tidur di seluruh ruas jalan, karena memang sudah tidak ada gunanya lagi. Tetapi ketika melihat kembali dari fakta yang ada polisi tidur memiliki eksistensi untuk mengatur lalulintas di jalan-jaan kecil, kampung, atau di perumahan. Hal tersebut berdasarkan antaralain:
1. kurangnya kesadaran pribadi dalam berkendara
2. tidak adanya pengawasan di jalan-jalan kecil oleh pihak Polisi Lalulintas
3. sebagai sarana menjaga keamanan di perkampungan.
Polisi tidur sangat berguna, tetapi dalam pembangunannya harus berdasarkan standar yang berlaku. Sehingga kenyamanan akan terwujud.

.