
BERGEMBIRA IKUT PRAMUKA
Salam pramuka!!!
Di SMA negeri atau swasta biasanya memiliki banyak pilihan ekstrakulikuler. Kita berhak memilihnya, karena ekskul merupakan sarana penyalur bakat kita. Misalnya kita yang suka menulis tentu masuk ke jurnalistik atau KIR. Kita yang suka berkelahi tentu akan unjuk gigi dalam ekskul karate. Atau yang suka baris-berbaris mungkin antusias untuk masuk dalam barisan “TONTI”. Tapi bagaimana dengan pramuka?
Pramuka sekarang ini mulai hilang di kalangan remaja SMA. Banyak diantara kita yang ngerasa capek, lemes, males ketika ikut dalam kegiatan ini. Pramuka emang identik dengan baris-berbaris yang terdiri dari regu-regu. Biasanya setiap regu diisi 7-8 orang. Terus salah satu dari mereka ditunjuk sebagai ketua regu.
Pramuka juga mempunyai sandi yang bervariasi seperti sandi titik-coret, sandi peluit, sandi bendera dan lain-lain. Hal itulah yang biasanya paling mudah dikenali dari kegiatan pramuka. Dilihat dari kenyataannya pramuka menjadi sepi ketika pramuka itu dijadikan sebagai ekstrakulikuler. Mungkinkah pramuka akan ditiadakan untuk pelajar SMA? Banyak dari mereka yang apabila disuruh milih pramuka pasti memberikan alasan-alasan untuk menghindar dari kegiatan tersebut. Biasanya para siswa akan bilang “aduh! takut kotor” atau “aduh! Takut item”, itu yang menyebabkan para peminat pramuka sedikit bahkan kegiatan ini harus ditunda karena ga ada peserta.
Beberapa dari mereka hanya menunggu saat kemah besar atau kegiatan yang langsung interaksi dengan alam tiba.”Aku cuma suka pas kemah besar aja, yang lain nggak”,kata salah satu dari mereka.
“Saya prihatin dengan keadaan peserta pramuka tahun lalu, soalnya sedikit banget yang minat sama kegiatan ini”, ungkap Agung.”Ketika hari latihan pramuka, banyak dari kami yang harus diem-diem kabur saat bel jam pelajaran terakhir dibunyikan. Mereka bener-bener ga minat sama pramuka”,kata salah seorang peserta.
Sangat disayangkan apabila pramuka dihilangkan. Pramuka menjadi media siswa untuk lebih berkembang dan memiliki pemikiran dewasa.
Sebenernya pramuka itu asyik apabila dibuat gampang.”Waktu pertama, aku ngerasa bosan, tapi pada akhirnya aku suka. Karena dibalik rasa lelah hasilnya akan sangat bermanfaat”, kata Dino. Pramuka jangan dianggap remeh, kerena kegiatan ini mampu membentuk kepribadian kita.
Manfaat pramuka antara lain kemampuan kita dalam tanggap situasi akan diuji. Pramuka tidak dapat dibuat hanya sekedar main-main tapi lebih baik jika bener-bener di laksanakan sepenuh hati. Memang didalam pramuka ada permainan, tapi disetiap permainan membutuhkan kerjasama, gotong royong, dan ketelitian yang tinggi. Pramuka sejati bukan pramuka yang mampu menghafal macam-macam sandi atau pandai dalam membangun tenda. Pramuka sejati adalah mereka yang dapat mengamalkannya didalam masyarakat sosial pada umumnya.
“Selanjutnya bagaimana kita agar dapat menjadikan pramuka itu asyik adalah dengan menumbuhkan rasa senang terhadap kegiatan ini”, tambah Dino.
Menurutku pramuka dapat menjadi menarik jika kegiatan yang dilakukan sarat dengan pengetahuan dan wawasan yang bersifat global dan tetap bertonggak pada tradisi lokal yang tetap sejalan dengan kode etik dan moral kita. Adanya kreatifitas yang dapat menimbulkan pertanyaan bagi para peserta pramuka, jadi memberikan gambaran dan memancing untuk membuka wawasan dan pengetahuan.
Keberhasilan dalam mengikuti pramuka akan terlihat dalam kehidupan sehari-hari.”Adanya pramuka akan mengembangkan kreatifitas kita. Pramuka juga dapat menuntun untuk menjadi orang yang baik budi pekertinya”, tutur Agung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar