Minggu, 11 Desember 2011


PERPUSTAKAANKU


“Aku biasa menghabiskan waktu istirahatku untuk menjelajahi dunia. Ketika bel istirahat berbunyi maka segera aku langkahkan kakiku menuju tempat ini. Ukuran kotak dengan dengan pemandangan buku di setiap sudutnya. Perpustakaan sekolah memang sebuah tempat yang nyaman bagiku”. Kata salah satu siswa SMA di Yogyakarta. 

Seiring dengan perkembangan jaman, maka tuntutan fasilitas pendidikan pun semakin tinggi, salah satunya adalah kebutuhan siswa terhadap buku-buku sebagai sarana menambah wawasan yang tersedia di dalam perpustakaan. Perpustakaan dalam arti tradisional adalah sebuah koleksi buku dan majalah. Walaupun dapat diartikan sebagai koleksi pribadi perseorangan, namun perpustakaan lebih umum dikenal sebagai sebuah koleksi besar yang dibiayai dan dioperasikan oleh sebuah kota atau institusi, dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang rata-rata tidak mampu membeli sekian banyak buku atas biaya sendiri. 

Sejarah perpustakaan di Indonesia tidak terlepas dari sejarah Indonesia. Sejarah Indonesia dapat di bagi menjadi beberapa periode berikut : 1. Zaman kerajaan lokal 2. Zaman kerajaan Islam 3. Zaman Hindia Belanda 4. Zaman Jepang 5. Periode pasca 1945, acapkali dibagi lagi menjadi Periode 1945-1959 Periode 1959-1965 Periode 1965- Pada pembagian di atas, tahun 1950 merupakan awal ancangan karena pada waktu itu pemerintah Ri mulai menyebarkan perpustakaan, khususnya perpustakaan umum dengan nama Taman Perpustakaan Rakjat ke seluruh indonesia. Perkembangan perpustakaan umum yang mula-mula menggembirakan itu akhirnya berakhir tragis dengan runtuhnya berbagai taman pustaka rakjat yang didirikan pada tahun 1950-an. Tonggak kebangkitan dimulai pada tahun 1969, dengan pembangunan lima tahun (pelita) pertama. Saat itu kegiatan perpustakaan tercakup di dalam rencana pembangunan hingga sekarang.  

Sebagai seorang pelajar maka kita dapat menilai bagaimana kualitas perpustakaan sebagai sarana fasilitas pendidikan. Penilaian dominan akan jatuh pada kondisi fisik perpustakaan terlebih dahulu, sebagai contoh bangunannya, tata letak ruangannya, serta kenyamanan berada dalam ruangan perpustakaan. Selanjutnya penilaian akan tertuju pada kualitas perpustakaan seperti kelengkapan koleksi buku, pengelolaan yang baik, serta sarana dan fasilitas tambahan. Sarana tembahan ini menjadikan perpustakaan semakin banyak dikunjungi. Misal adanya Televisi yang menayangkan secara langsung berita-berita dunia, adanya fasilitas tambahan seperti AC akan menambah kenyamanan bagi para pengguna perpustakaan. Kita harus menyadari bahwa perpustakaan merupakan upaya untuk memelihara dan meningkattkan efisiensi dan efektifitas proses belajar-mengajar. Perpustakaan yang terorganisasi secara baik dan sisitematis, secara langsung atau pun tidak langsung dapat memberikan kemudahan bagi proses belajar mengajar di sekolah tempat perpustakaan tersebut berada. Hal ini, terkait dengan kemajuan bidang pendidikan dan dengan adanya perbaikan metode belajar-mengajar yang dirasakan tidak bisa dipisahkan dari masalah penyediaan fasilitas dan sarana pendidikan.

Modernisasi perpustakaan mulai dilakukan di era 20-an. Pembuatan perpustakaan digital mempermudah siswa untuk mengakses melalui komputer pribadi. Perpustakaan digital adalah perpustakaan yang mempunyai koleksi buku sebagian besar dalam bentuk format digital dan yang bisa diakses dengan komputer. Jenis perpustakaan ini berbeda dengan jenis perpustakaan konvensional yang berupa kumpulan buku tercetak, film mikro (microform dan microfiche), ataupun kumpulan kaset audio, video, dll. Isi dari perpustakaan digital berada dalam suatu komputer server yang bisa ditempatkan secara lokal, maupun di lokasi yang jauh, namun dapat diakses dengan cepat dan mudah lewat jaringan komputer.

Definisi singkat dari perpustakaan digital adalah bentuk perpustakaan yang keseluruhan koleksinya memakai format digital yang disusun dalam sebuah arsitektur komputerisasi. Arsitektur ini disusun dalam sebuah proyek yaitu proyek perpustakaan digital. Penelitian proyek perpustakaan digital menggunakan WWW (World Wide Web) yang dihubungkan dengan jaringan internet sebagai media penyalur informasi utama. WWW memiliki banyak kelebihan yang didukung berbagai macam protokol komunikasi (HTTP, FTP, Gopher), penggunaan HTML sebagai bahasa standar markup, dan kelebihan pada GUI (Graphical User Interface).
Sebelum tahun 1960: Perpustakaan Tradisional

Pertengahan tahun 1960-1988 : perkembangan teknologi informasi dan jaringan yang dapat mengolah dokumen menjadi lebih mudah dan efisien dengan menggunakan perangkat lunak pengolah kata. Perpustakaan masih berkembang semi modern dengan menggunakan katalog indeks.

Tahun 1990 : berkembang teknologi internet yang mampu mengakses informasi dengan cepat. Katalog mengalami metamorfosis menjadi katalog elektronik yang lebih mudah dan lebih cepat dalam pencarian kembali koleksi yang disimpan di perpustakaan

Tahun 1991 : Proyek TULIP (The University Licensing Project), kerjasama beberapa universitas di Amerika dengan perusahaan Elsevier Science, meneliti tentang sistem pengumpulan dan penyimpanan data serta teknik pengaksesan perpustakaan digital.

September 1995 : Proyek NSF/ARPA/NASA merupakan lanjutan penelitian Proyek TULIP. Istilah perpustakaan digital digunakan untuk pertama kali dalam bidang pendigitalan dokumen dan pembangunan sistem untuk dokumen digital.
Pembuatan perpustakaan digital tidak menemui masalah selama dokumen yang diterima berupa file elektronik. Masalah muncul pada saat dokumen yang diterima berupa file non-elektronik, berupa kertas atau buku. Hal ini merupakan masalah utama yang dibahas pada proyek-proyek penelitian, khususnya dalam pembuatan perpustakaan digital dengan dokumen dari perpustakaan umum atau dari grey literature

Selanjutnya, hak cipta pada dokumen yang didigitalkan yang berupa mengubah dokumen menjadi digital dokumen, memasukkan digital dokumen ke database, mengubah digital dokumen ke hypertext dokumen. Hak cipta dokumen di jaringan komunikasi. Solusi masalah hak cipta telah dikembangkan dalam ECSM (Electronic Copyright Management System) yaitu sistem monitoring penggunaan digital dokumen oleh pengguna secara otomatis.

Masalah yang terjadi pada perpustakaan digital swasta yang menarik biaya setiap mengakses dokumen. Solusi masalah ini akan dikembangkan pada system electronic money
Dengan koleksi dan penemuan media baru selain buku untuk menyimpan informasi, banyak perpustakaan kini juga merupakan tempat penimpanan dan/atau akses ke map, cetak atau hasil seni lainnya, mikrofilm, mikrofiche, tape audio, CD, LP, tape video dan DVD, dan menyediakan fasilitas umum untuk mengakses gudang data CD-ROM dan internet.
Oleh karena itu perpustakaan modern telah didefinisikan kembali sebagai tempat untuk mengakses informasi dalam format apa pun, apakah informasi itu disimpan dalam gedung perpustakaan tersebut atau tidak. Dalam perpustakaan modern ini selain kumpulan buku tercetak, sebagian buku dan koleksinya ada dalam perpustakaan digital (dalam bentuk data yang bisa diakses lewat jaringan komputer). Kita sebagai seorang siswa ikut serta dalam merawat perpustakaan yang sudah ada serta menjaga sarana dan fasilitas yang diberikan dan menggunakan perpustakaan sesuai dengan fungsinya secara bijak.

Sumber: 

Minggu, 27 November 2011

HOW DELICIOUS MENDOWAN PURWOKERTO





when i went to purwokerto, I definitely took time to taste 'mendoan'. mendowan is a tempe that fried with flour. I was infatuated with mendoan. especially my grandmother made​​. mendoan purwokerto different from other mendowan. if mendoan usually fried until cooked, mendoan purwokerto only until half cooked. an additional sense of green onions, mmmm yummy.

when eating mendoan, I used to eat with rice cake. :)




how to make???

material

150 grams of wheat flour
275 liquid milk
1 egg, beaten off
puree

4 grains of red onion
4 cloves garlic
1 cm turmeric
1 tsp fine salt
¼ tsp pepper grains

1 leek, thinly sliced
12 pieces of tempeh for mendoan
Oil for frying
Soy sauce, mix all ingredients

100 ml soy sauce
3 tablespoons warm water
15 pieces chili pepper, thinly sliced
½ tsp lemon juice
How to make

mix flour, liquid milk, beaten eggs, and spices are mashed. Stir until a smooth dough.
enter sliced ​​green onion chives and scallions.
heat the oil, dip a piece of tempeh mendoan into the flour, and fry over medium heat until half cooked. Turn the tempeh, continue frying, remove from heat. Mendoan Serve with soy sauce.

this is some culinary from indonesia

SEPUCUK SURAT SEORANG IBU

Untuk anakku yang ku sayangi di bumi Alloh ta’ala
Segala puji ku panjatkan ke hadirat Alloh ta’ala, yang telah memudahkan ibu untuk beribadah kepada-Nya.
Sholawat serta salam, ibu sampaikan kepada Nabi Muhammad -shollallohu alaihi wasallam-, keluarga, dan para sahabatnya.


Wahai anakku…
surat ini datang dari ibumu, yang selalu dirundung sengsara. Setelah berpikir panjang, ibu mencoba untuk menulis dan menggoreskan pena, sekalipun keraguan dan rasa malu menyelimuti diri ini.
Setiap kali menulis, setiap itu pula gores tulisan ini terhalangi oleh tangis. Dan setiap kali menitikkan air mata, setiap itu pula, hati ini terluka.


Wahai anakku…
Sepanjang masa yang telah engkau lewati, kulihat engkau telah menjadi laki-laki dewasa, laki-laki yang cerdas dan bijak. Karenanya engkau pantas membaca tulisan ini, sekalipun nantinya engkau akan remas kertas ini, lalu engkau robek-robek, sebagaimana sebelumnya engkau telah remas hati ibu, dan telah engkau robek pula perasaannya.


Wahai anakku…
25 tahun telah berlalu, dan tahun-tahun itu merupakan tahun kebahagiaan dalam kehidupanku.
Suatu ketika dokter datang menyampaikan tentang kehamilanku, dan semua ibu sangat mengerti arti kalimat tersebut. Bercampur rasa gembira dan bahagia dalam diri ini, sebagaimana ia adalah awal mula dari perubahan fisik dan emosi ibu.
Semenjak kabar gembira tersebut, aku membawamu sembilan bulan. Tidur, berdiri, makan, dan bernafas dalam kesulitan. Akan tetapi, itu semua tidak mengurangi cinta dan kasih sayangku kepadamu, bahkan ia tumbuh bersama berjalannya waktu.
Aku mengandungmu wahai anakku, pada kondisi lemah di atas lemah. Bersamaan dengan itu, aku begitu gembira tatkala merasakan dan melihat terjalan kakimu, atau balikan badanmu di perutku.
Aku merasa puas, setiap aku menimbang diriku, karena bila semakin hari semakin berat perutku, berarti dengan begitu engkau sehat wal afiat di dalam rahimku.


Anakku…
Penderitaan yang berkepanjangan menderaku, sampailah tiba pada malam itu, yang aku tidak bisa tidur sekejap pun, aku merasakan sakit yang tidak tertahankan, dan merasakan takut yang tidak bisa dilukiskan.
Sakit itu berlanjut, sehingga membuatku tidak dapat lagi menangis. Sebanyak itu pula, aku melihat kematian di hadapanku, hingga tibalah waktunya engkau keluar ke dunia, dan engkau lahir. Bercampur air mata kebahagiaanku dengan air mata tangismu.
Ketika engkau lahir, menetes air mata bahagiaku. Dengan itu, sirna semua keletihan dan kesedihan, hilang semua sakit dan penderitaan, bahkan kasihku kepadamu semakin bertambah, dengan bertambah kuatnya sakit.
Aku raih dirimu, sebelum ku raih minuman. Aku peluk cium dirimu, sebelum meneguk satu tetes air yang ada di kerongkongan.


Wahai anakku…
Telah berlalu setahun dari usiamu. Aku membawamu dengan hatiku, memandikanmu dengan kedua tangan kasih sayangku. Sari pati hidupku, kuberikan kepadamu. Aku tidak tidur, demi tidurmu, berletih demi kebahagiaanmu. Harapanku pada setiap harinya, agar aku selalu melihat senyumanmu. Kebahagiaanku setiap saat, adalah setiap permintaanmu agar aku berbuat sesuatu untukmu. Itulah kebahagiaanku.
Lalu berlalulah waktu, hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun, selama itu pula, aku setia menjadi pelayanmu yang tidak pernah lalai… menjadi dayangmu yang tidak pernah berhenti… menjadi pekerjamu yang tidak pernah lelah… dan mendoakan selalu kebaikan dan taufiq untukmu.
Aku selau memperhatikan dirimu, hari demi hari, hingga engkau menjadi dewasa. Badanmu yang tegap, ototmu yang kekar, kumis dan jambang tipis telah menghiasi wajahmu, telah menambah ketampananmu,


wahai anakku…
Tatkala itu, aku mulai melirik ke kiri dan ke kanan, demi mencari pasangan hidupmu, semakin dekat hari perkawinanmu anakku, semakin dekat pula hari kepergianmu.
Tatkala itu, hatiku serasa teriris-iris, air mataku mengalir, entah apa rasanya hati ini. Bahagia telah bercampur dengan duka. Tangis telah bercampur pula dengan tawa.
Bahagia karena engkau mendapatkan pasangan… karena engkau telah mendapatkan jodoh… karena engkau telah mendapatkan pendamping hidup… Sedangkan sedih karena engkau adalah pelipur hatiku, yang akan berpisah sebentar lagi dari diriku.
Waktu pun berlalu, seakan-akan aku menyeretnya dengan berat, kiranya setelah perkawinan itu, aku tidak lagi mengenal dirimu.


Senyummu yang selama ini menjadi pelipur duka dan kesedihanku, sekarang telah sirna bagaikan matahari yang ditutupi oleh kegelapan malam. Tawamu yang selama ini kujadikan buluh perindu, sekarang telah tenggelam, seperti batu yang dijatuhkan ke dalam kolam yang hening, dengan dedaunan yang berguguran, aku benar-benar tidak mengenalmu lagi, karena engkau telah melupakanku dan melupakan hakku.
Terasa lama hari-hari yang ku lewati, hanya untuk melihat rupamu. Detik demi detik ku hitung demi mendengar suaramu. Akan tetapi penantianku seakan sangat panjang. Aku selalu berdiri di pintu hanya untuk menanti kedatanganmu. Setiap kali berderit pintu, aku menyangka bahwa engkaulah orang yang datang itu. Setiap kali telepon berdering, aku merasa bahwa engkau yang akan menelponku. Setiap suara kendaraan yang lewat, aku merasa bahwa engkaulah yang datang.


Akan tetapi semua itu tidak ada, penantianku sia-sia, dan harapanku hancur berkeping. Yang ada hanya keputus-asaan… Yang tersisa hanya kesedihan dari semua keletihan yang selama ini ku rasakan, sambil menangisi diri dan nasib yang memang ditakdirkan oleh-Nya.


Anakku…
Ibumu tidaklah meminta banyak, ia tidaklah menagih padamu yang bukan-bukan.
Yang ibu pinta kepadamu:
Jadikan ibumu sebagai sahabat dalam kehidupanmu.
Jadikanlah ibumu yang malang ini sebagai pembantu di rumahmu, agar bisa juga aku menatap wajahmu, agar ibu teringat pula dengan hari-hari bahagia masa kecilmu.
Dan ibu memohon kepadamu nak, janganlah engkau pasang jerat permusuhan dengan ibumu.
Jangan engkau buang wajahmu, ketika ibumu hendak memandang wajahmu.
Yang ibu tagih kepadamu:
Jadikanlah rumah ibumu, salah satu tempat persinggahanmu, agar engkau dapat sekali-kali singgah ke sana, sekalipun hanya sedetik.
Jangan jadikan ia sebagai tempat sampah yang tidak pernah engkau kunjungi. Atau sekiranya terpaksa engkau datang sambil engkau tutup hidungmu dan engkaupun berlalu pergi.


Anakku…
Telah bungkuk pula punggungku… bergemetar tanganku… karena badanku telah dimakan oleh usia, dan telah digerogoti oleh penyakit… Berdirinya seharusnya telah dipapah… duduk pun seharusnya dibopong…
Akan tetapi, yang tidak pernah sirna -wahai anakku- adalah cintaku kepadamu… masih seperti dulu… masih seperti lautan yang tidak pernah kering… masih seperti angin yang tidak pernah berhenti…
Sekiranya engkau dimuliakan satu hari saja oleh seseorang, niscaya engkau akan balas kebaikan dengan kebaikan, sedangkan ibumu, mana balas budimu, mana balasan baikmu?! bukankah air susu seharusnya dibalas dengan air serupa?! bukan sebaliknya air susu dibalas dengan air tuba?! Dan bukankah Alloh ta’ala, telah berfirman:

هل جزاء الإحسان إلا الإحسان

Bukankah balasan kebaikan, melainkan kebaikan yang serupa?!

Sampai begitukah keras hatimu, dan sudah begitu jauhkah dirimu setelah berlalunya hari dan berselangnya waktu.


Wahai anakku…
Setiap kali aku mendengar bahwa engkau bahagia dengan hidupmu, setiap itu pula bertambah kebahagiaanku. Bagaimana tidak?! Karena engkau adalah buah dari kedua tanganku… Engkau adalah hasil dari keletihanku… Engkaulah laba dari semua usahaku…
Dosa apakah yang telah ku perbuat, sehingga engkau jadikan diriku musuh bebuyutanmu?!
Pernahkah suatu hari aku salah dalam bergaul denganmu?!
Atau pernahkah aku berbuat lalai dalam melayanimu?!
Tidak dapatkah engkau menjadikanku pembantu yang terhina dari sekian banyak pembantu-pembantumu yang mereka semua telah engkau beri upah?!
Tidak dapatkah engkau berikan sedikit perlindungan kepadaku di bawah naungan kebesaranmu?!


Dapatkah engkau sekarang menganugerahkan sedikit kasih sayang demi mengobati derita orang tua yang malang ini?!

إن الله يحب المحسنين

Sesungguhnya Alloh mencintai orang-orang yang berbuat baik.


Wahai anakku…
Aku hanya ingin melihat wajahmu, dan aku tidak menginginkan yang lain.
Wahai anakku…
Hatiku terasa teriris, air mataku mengalir, sedangkan engkau sehat wal afiat. Orang-orang sering mengatakan, bahwa engkau adalah laki-laki yang supel, dermawan dan berbudi.


Wahai anakku…
Apakah hatimu tidak tersentuh, terhadap seorang wanita tua yang lemah, binasa dimakan oleh rindu berselimutkan kesedihan, dan berpakaian kedukaan?!
Mengapa? Tahukah engkau itu?! Karena engkau telah berhasil mengalirkan air matanya… Karena engkau telah membalasnya dengan luka di hatinya… Karena engkau telah pandai menikam dirinya dengan belati durhakamu tepat menghujam jantungnya… Karena engkau telah berhasil pula memutuskan tali silaturrahim.


Wahai anakku…
Ibumu inilah sebenarnya pintu surga, maka titilah jembatan itu menujunya… Lewatilah jalannya dengan senyuman yang manis, kemaafan, dan balas budi yang baik… Semoga aku bertemu denganmu di sana, dengan kasih sayang Alloh ta’ala sebagaimana di dalam hadits:

الوالد أوسط أبواب الجنة فإن شئت فأضع ذلك الباب أو احفظه
Orang tua adalah pintu surga yang paling tinggi. Sekiranya engkau mau, sia-siakanlah pintu itu, atau jagalah! (HR. Ahmad dan at-Tirmidzi, dishohihkan oleh Albani)


Anakku…
Aku mengenalmu sejak dahulu… semenjak engkau telah beranjak dewasa… aku tahu engkau sangat tamak dengan pahala… engkau selalu cerita tentang keuatamaan berjamaah… engkau selalu bercerita terhadapku tentang keutamaan shof pertama dalam sholat berjamaah… engkau selalu mengatakan tentang keutamaan infak, dan bersedekah…
Akan tetapi satu hadits yang telah engkau lupakan… satu keutamaan besar yang telah engkau lalaikan… yaitu bahwa Nabi -shollallohu alaihi wasallam- telah bersabda, sebagaimana diriwayatkan oleh Abdulloh bin Mas’ud, ia mengatakan:

سألت رسول الله صلى الله عليه وسلم، قلت: يا رسول الله أي العمل أفضل؟ قال: الصلاة على ميقاتها. قلت: ثم أيُّ؟ قال: ثم بر الوالدين. قلت: ثم أيُّ؟ قال: الجهاد في سبيل الله. فسكت عن رسول الله صلى الله عليه وسلم ولو استزدته لزادني. (متفق عليه)

Aku bertanya kepada Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam-: Wahai Rosululloh, amal apa yang paling mulia? Beliau menjawab: sholat pada waktunya. Aku bertanya lagi: Kemudian apa wahai Rosululloh? Beliau menjawab: Kemudian berbakti kepada kedua orang tua. Aku bertanya lagi: Kemudian apa wahai Rosululloh? Beliau menjawab: Kemudian jihad di jalan Alloh. Lalu aku pun diam (tidak bertanya) kepada Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- lagi, dan sekiranya aku bertanya lagi, niscaya beliau akan menjawabnya.


Itulah hadits Abdulloh bin Mas’ud…


Wahai anakku…
Inilah aku, ibumu… pahalamu… tanpa engkau harus memerdekakan budak atau banyak-banyak berinfak dan bersedekah… aku inilah pahalamu…
Pernahkah engkau mendengar, seorang suami yang meninggalkan keluarga dan anak-anaknya, berangkat jauh ke negeri seberang, ke negeri entah berantah untuk mencari tambang emas, guna menghidupi keluarganya?! Dia salami satu persatu, dia ciumi isterinya, dia sayangi anaknya, dia mengatakan: Ayah kalian, wahai anak-anakku, akan berangkat ke negeri yang ayah sendiri tidak tahu, ayah akan mencari emas… Rumah kita yang reot ini, jagalah… Ibu kalian yang tua renta ini, jagalah…
Berangkatlah suami tersebut, suami yang berharap pergi jauh, untuk mendapatkan emas, guna membesarkan anak-anaknya, untuk membangun istana mengganti rumah reotnya.
Akan tetapi apa yang terjadi, setelah tiga puluh tahun dalam perantauan, yang ia bawa hanya tangan hampa dan kegagalan. Dia gagal dalam usahanya. Pulanglah ia kembali ke kampungnya. Dan sampailah ia ke tempat dusun yang selama ini ia tinggal.
Apa lagi yang terjadi di tempat itu, setibanya di lokasi rumahnya, matanya terbelalak. Ia melihat, tidak lagi gubuk reot yang ditempati oleh anak-anak dan keluarganya. Akan tetapi dia melihat, sebuah perusahaan besar, tambang emas yang besar. Jadi ia mencari emas jauh di negeri orang, kiranya orang mencari emas dekat di tempat ia tinggal.

Itulah perumpaanmu dengan kebaikan, wahai anakku…
Engkau berletih mencari pahala… engkau telah beramal banyak… tapi engkau telah lupa bahwa di dekatmu ada pahala yang maha besar… di sampingmu ada orang yang dapat menghalangi atau mempercepat amalmu masuk surga…
Ibumu adalah orang yang dapat menghalangimu untuk masuk surga, atau mempercepat amalmu masuk surga… Bukankah ridloku adalah keridloan Alloh?! Dan bukankan murkaku adalah kemurkaan Alloh?!


Anakku…
Aku takut, engkaulah yang dimaksud oleh Nabi Muhammad -shollallohu alaihi wasallam- di dalam haditsnya:

رغم أنفه ثم رغم أنفه ثم رغم أنفه قيل من يا رسول الله قال من أدرك والديه عند الكبر أحدهما أو كليهما ثم لم يدخل الجنة (رواه مسلم)

Celakalah seseorang, celakalah seseorang, dan celakalah seseorang! Ada yang bertanya: Siapakah dia wahai Rosululloh? Beliau menjawab: Dialah orang yang mendapati orang tuanya saat tua, salah satu darinya atau keduanya, akan tetapi tidak membuat dia masuk surga. (HR. Muslim 2551)


Celakalah seorang anak, jika ia mendapatkan kedua orang tuanya, hidup bersamanya, berteman dengannya, melihat wajahnya, akan tetapi tidak memasukkan dia ke surga.
Anakku…
Aku tidak akan angkat keluhan ini ke langit, aku tidak akan adukan duka ini kepada Alloh, karena jika seandainya keluhan ini telah membumbung menembus awan, melewati pintu-pintu langit, maka akan menimpamu kebinasaan dan kesengsaraan, yang tidak ada obatnya dan tidak ada tabib yang dapat menyembuhkannya…
Aku tidak akan melakukannya wahai anakku… tidak… bagaimana aku akan melakukannya, sedangkan engkau adalah jantung hatiku… bagaimana ibu ini kuat menengadahkan tangannya ke langit, sedangkan engkau adalah pelipur lara hatiku… bagaimana ibu tega melihatmu merana terkena doa mustajab, padahal engkau bagiku adalah kebahagiaan hidupku…


Bangunlah nak… bangunlah… bangkitlah nak… bangkitlah… uban-uban sudah mulai merambat di kepalamu. Akan berlalu masa, sehingga engkau akan menjadi tua pula.

الجزاء من جنس العمل
Sebagaimana engkau akan berbuat, seperti itu pula orang akan berbuat kepadamu.

الجزاء من جنس العمل
Ganjaran itu sesuai dengan amal yang engkau telah tanamkan. Engkau akan memetik sesuai dengan apa yang engkau tanam.

Aku tidak ingin engkau menulis surat ini… aku tidak ingin engkau menulis surat yang sama, dengan air matamu kepada anak-anakmu, sebagaimana aku telah menulisnya kepadamu.


Wahai anakmu…
bertakwalah kepada Alloh… takutlah engkau kepada Alloh… berbaktilah kepada ibumu… peganglah kakinya, sesungguhnya surga berada di kakinya… basuhlah air matanya, balurlah kesedihannya… kencangkan tulang ringkihnya… dan kokohkan badannya yang telah lapuk…


Anakku…
setelah engkau membaca surat ini, terserah padamu. Apakah engkau sadar dan engkau akan kembali, atau engkau akan merobeknya.
Wa shollallohu ala nabiyyina muhammadin wa ala alihi wa shohbihi wa sallam.
Dari Ibumu yang merana.
(Disadur dari kajian Ustadz Armen -rohimahulloh- oleh ustadz Abu Abdillah Ad-Daariny, Lc)

Sabtu, 30 Juli 2011

About 'Daun Kemangi'





Lemon basil (Ocimum × citriodorum) is a hybrid between basil (Ocimum basilicum) and African basil (Ocimum americanum).
It is an herb grown primarily in northeastern Africa and southern Asia, for its strong fragrant lemon scent is used in cooking.
Lemon basil has stems that can grow to 20-40 cm tall. It has white flowers in late summer to early fall. The leaves are similar to basil leaves, but tend to be narrower. Seeds form on the plant after flowering and dry on the plant.
Lemon basil is a popular herb in Arabian, Indonesian, Lao, Persian, Thai (maenglak) cuisine.

Culinary uses

It is the only basil that is much used in Indonesian cuisine where it is called kemangi. It is often eaten raw with salad or lalap (raw vegetables) and accompanied by sambal. To season certain Indonesian curries, grilled, steamed, soup and stew dishes, lemon basil is often used.
In Laos, lemon basil is typically used in certain Lao curries, stews, and stir-fried dishes.
In Thailand, lemon basil is called maenglak (Thai: แมงลัก) and it is one of several types of basil used in Thai cuisine. The leaves are used in certain curries and it is also indispensable for the noodle dish Khanom chin nam ya. The seeds resemble frog's eggs after they have been soaked in water and are used in sweet desserts.

Cultivation

Lemon basil requires the same care as other basil varieties. Being a tropical plant it should be in a spot receiving at least six hours of direct sunlight. It is actually quite hardy and will grow continuously given only water, but flavor will be at risk if not given any fertilizer, chemical or organic. It can really grow in a matter of weeks. The only pointer to remember about watering is it should be watered whenever the topmost part of the soil is dry. At this time the plant will wilt, but will be back to normal once watered.
Basil should never reach flowering during the harvesting periods. If given a chance to flower, its flavor will be sacrificed and the leaves become smaller and rather leathery. Once the flower clusters form, they should be removed so that the plant will continue its vegetative growth. It is, however, a good idea for it to be left to flower and set seeds that will be collected during fall, because the cold winter frosts will kill the basil plant anyway so sowing the seeds 2 weeks indoors before the last frost will provide next year's harvest.
Harvesting once a week for each plant will make it bushy due to the side shoots that will develop. The plant should never be completely defoliated. Propagation is achieved by sowing seeds and from stem cuttings. Seedlings will reach six inches in 3-4 weeks and should be harvested at this time to let them branch out. Stem cuttings will gain roots after a week of being soaked in water. The setup is simply a Mason jar filled with water and a square of mesh with big enough holes to hold the plant in place while the roots grow. As many cuttings as the gardener wishes can be planted, preferably the most vigorous stems that can be found because they will root faster. The water should be changed every few days. After 2-3 weeks, the roots will be long enough for the cuttings to be transplanted into pots or planted in their permanent position in the garden.

KEREN TITANIC DARI KERTAS










Rabu, 11 Mei 2011

RESAH

Ijinkan aku mengeja namamu dalam selembar kertas
luapan sajak mesra
dibawah pucatnya purnama
di atas sampan kukayuh letih
dalam sisi yang padam
aku hanya berani berangan lewat sebuah goresan
kutulis segala yang aku impikan
Kulipat kujadikan perahu kertas ku hanyutkan
dalam aliran sungai menuju hatimu
ataukah aku kan jadi pecundang
yang hanya bersembunyi dalam sebuah tenda mati
hanya menunggu sampai sajak ini membawaku ke tengah lautan

CEMAS

Dari sanalah Lantunan sajak-sajak kerinduan

mengharap datangnya engkau dalam keheningan

hanya ada bulir pasir yang menggumul menjadi jejak

kenangan pergi hati ini retak

Tiada Henti

jeritan manusia di suatu pagi
menyeruput secangkir hari ini
khayal mulai meraba
namun logika harus meraja

dari balik jendela ku buka biji mata
aku duduk menghadap utara
aku sadar sndiri
hanya ada genangan sepi

ALIRAN SUNGAI JENGOK

Awan kapas putih.. menggumpal memayungi
dibawah bukit jernih bergelombang
anak-anak riang menangkap pelepah pisang
melupakan sejenak derasnya hujan lalu
tertawa lugu di atas batu
siram sejuk airnya
tertawa lebar canda gembira

Senin, 18 April 2011

SEGERA

NOVEL PERDANA... ENTAH KAPAN AKAN TERBIT, DOAKAN YA

Sabtu, 09 April 2011

DUNIA JEMPALITAN


Benar-benar sakit,
Waktu itu aku masih kelas 2 SMP, dan waktu hancur-hancurnya. ini sebuah pengakuan ketika aku masuk di dalam komunitas anak-anak yang bisa dibilang anak-anak badung -sorry my prend- ya, mereka punya hobby mbolos lah, ngrokok, berantem, dan sebagainya. tapi untuk rokok aku punya prinsip, NO SMOKING, artinya waktu itu aku bangun prinsipku sendiri bahwa anak bandel ga harus ngrokok. walaupun temen-temenku mempengaruhi tapi aku masih bisa membentengi dan mereka memahami. tapi untuk masalah berantem tetep suka, apalagi ngeliat orang dipukuli rasanya puas banget. Mungkin itu yang membuat penampilanku menjadi dipandang anak yang agak bandel walaupun cuman ikut-ikutan.. Waktu pelajaran dimulai, aku sering berangkat telat dengan kemeja berantakan dan dikeluarkan. Guru pun seperti biasa selalu menegur dan teguran itu tak menyadarkanku.

Aku masih ingat ketika setiap kami bolos pelajaran, kami kumpul di wrung dekat sekolah. ada sebuah ruangan dimana dalam ruangan itulah teman2ku bersembunyi, dan seperti biasa ngobrol sambil 'udad udud ida idu' menghisap rokok.

Itu aku anggap sebagai sebuah pelajaran, tapi di sisi lain aku mengamati dan merasakan bagaimana rasanya menjadi anak yang bandel. Aku merasa lebih dekat dengan anak2 yang bandel dari pada mereka yang hobbynya cuman menghabiskan waktu ke Perpustakaan dan ngobrol soal pelajaran, hal itu aku anggap sesuatu yang membosankan.

Nyata, aku yang bandel dan jarang belajar bisa di panggil untuk masuk ke klub sains dan masuk bidang matematika.. dengan dalih nilai rapot yang bagus, tapi kesempatan itu aku buang sia-sia. aku jarang menghadiri pertemuan klub itu, Sampai aku tidak merasakan kekecewaan pada waktu itu ketika aku tak masuk seleksi olimpiade matematika tingkat SMP se-kota untuk mewakili sekolah.

Penyesalan datang di akhir...
kelas 3 smp, seperti biasa semua rutinitas kelas 2 waktu itu aku terapkan, tak sadar bahwa sebentar lagi UNAS. tapi ada salah satu pelajaran yang aku tak lagi bolos, dan malah semakin tertarik untuk mengikuti. Agama, waktu itu membahas tentang hari kiamat, karena penasaran maka aku tak ingin meninggalkan kelas agama.
guru itu menjelaskan tanda-tanda hari kiamat berdasarkan sumber Al-Quran dan Hadits, tanda-tandanya banyak, satu ketika anak durhaka pada orang tua, dua dan seterusnya. cukup merinding mendengarkan penjelasan dari guru itu, pokoknya dunia benar-benar jempalitan sampai pada akhirnya matahari terbit dari barat. Aku berfikir bagaimana maahari terbit dari barat, kalau begitu bumi membalik arah putarannya, kebetulan aku pernah belajar hukum Newton satu yang bunyinya "jika resultan gaya yang bekerja pada benda yang sama dengan nol,maka benda yang mula2 diam akan tetap diam. Benda yang mula2 bergerak lurus beraturan akan tetap lurus beraturan". kalau bumi tiba-tiba membalik putaran maka isi bumi akan mental semua. kacau...

Sampai rumah aku masih memikirkan bagaimana jika kiamat nanti. takut, gelisah dan sebagainya. Aku tertidur .. sampai masuk ke mimpi, mengerikan!!!
waktu bangun dari tidur aku lihat jam wah sudah jam 5, dan aku harus siap-siap sekolah. Aneh ketika aku keluar hendak berangkat sekolah aku melihat ke arah Barat, aku sekejap lumpuh dan meletakkan lututku ke tanah, aku sujud minta ampun, sambil teriak aku tobat... ayahku ke luar rumah dan bingung melihat keadaanku.
Ayah ma..ma..tahari yah, ada di barat!!! aku katakan pada ayah
ayah masih bingung,
"kamu sore-sore pakai baju seragam mau kemana? kenapa teriak-teriak? ada yang aneh dengan mataharinya?" kata ayah
"jadi ini sore hari ya?" aku bersyukur kalau aku masih diberi kesempatan. Aku tobat, dan lebih memiliki tujuan hidup. aku harus menjadi orang yang berguna, aku lebih serius untuk sekolah karena amanah dari orang tua.

Setelah itu pengumuman kelulusan, dan Alhamdulillah rata-rata nem 9, aku tadinya tidak percaya, aku yang tidak bisa mengerjakan soal bahasa Indonesia malah yangpaling bagus nilai bahasa Indonesianya, dengan jujur lagi. akhirnya aku diterima di salah satu SMA faforit di Djogjakarta. kadang sesuatu yang datang secara spontan akan mengubah pola pikir kita, tapi bukan berarti harus menunggu sasuatu yang datang secara tiba-tiba, untuk merubah pandangan hidup mesti perlu tahapan-tahapan. Sukses lah selalu untuk teman-temanku, khususnya teman-teman 'nongkrong' waktu SMP!!

Jumat, 08 April 2011

IKUTI KEMANA ANGIN MALAM BERHEMBUS

Hari itu Rabu 6 Maret 2011, selain sebagai mahasiswa aku juga mencari pengalaman menjadi tentor les privat. iseng-iseng sekalian jalan-jalan tapi tetep produktif hehe (alibi). Rabu merupakan hari yang sibuk (bagiku tentunya) bagaimana tidak, jam 8 pagi jadwal praktikum ku.. selanjutnya kuliah dari jam 1pm sampe jam 4pm. selanjutnya mulailah rutinitas sebagai tentor les privat. jam 6.30pm aku berangkat dari kost, jarak 10 km sepertinya harus aku tempuh, tapi karena niat emang mau ngilangin penat 10 km tak terasa bagiku. Namun apes ujian tahap pertama harus dilewati untuk sampai di tempat mengajar. Gerimis sore itu, harus menuruni jalanan yang licin (tempat itu biasa disebut Sigar Bencah aku tak tau kenapa dinamai itu) saking licinnya motorku terpeleset dan untung jatuh di rumput jadi tak ada cidera, dalam hati hanya bisa meringis geli hhe. Perjalananpu ku lanjutkan.

Mengajar merupakan sesuatu yang menyenangkan bagiku, aku sebagai tentor privat matematika tapi jangan salah, aku adalah orang yang biasa-biasa aja, aku masih ingat ketika muridku (anggap sebagai teman belajarku) bercerita waktu pertama kali membayangkan tentor barunya, dikiranya tentor matematika orangnya berkacamata tebal, dan membawa kumpulan rumus dengan jumlah halaman ribuan. Ia hampir tak percaya aku yang datang dengan pakaian santai sambil senyum-senyum sendiri sebagai tentor barunya (mungkin penampilanku kurang meyakinkan hhe).
"ni orang kayak mau minta sumbangan"

Entah kenapa jika melihat senyuman orang yang 'mudeng' (paham) setelah mendengarkan penjelasanku rasa puas ada dalam diri. Biar ga stress kadang disela-sela mengajar kasih lawakan garing, haha. untuk mengalihkan perhatian supaya yang dipikirkan tidak hanya seputar angka, lambang dan sebagainya, takut dia mati konyol jika terus memikirkannya. cerita-cerita selingan pun dilontarkan dan semua berjalan dengan lancar. aku bersyukur karena aku berguna, dan aku mesti banyak belajar lagi untuk terus berkembang

malam pun menyambut senja, pukul 8pm aku selesai mengajar. seperti biasa statr motor langsung say good bye (???). tentunya pamitan dengan muka serius sambil berkata "semangat terus dan semoga sukses" kata-kata itu hampir setiap kali selesai selalu kuucap. intinya semoga dia semangat dan sukses
gerimis tak kunjung reda, nyanyian angin serasa irama, aku ikuti arah hembusannya.
karena malam aku pulang tanpa lewati 'sigar bencah' aku ambil jalur lain mengarah ke kota. Naik motor hampa jika berfikiran kosong atau hanya serius pada jalanan, maka kulempar pandanganku di setiap sudut kota. wah ternyata malam hari begitu indah, kelip lampu-lampu gedung-gedung tinggi menjadi penerang malam itu. Dimana-mana deru motor melintas, aku teringat pada senyuman manis seorang wanita (loh? kog sampai sini?) karena asik mengikuti gerak motor melaju sampai-sampai aku tak tau ada di mana, aku tak setuju jika waktu itu dibilang aku tersesat, tapi kenyataan memang tak bisa dipungkiri.

Menurut KBBI tersesat adalah di mana kita tak tahu arah tujuan kita (nenek-nenek salto juga tau). aku tanya pada sang pedagang kaki lima.
Mas ada MIJON (mizone) maklum haus dari tadi belum minum,
"eh mas, saya ada di mana?"
"di dunia" kata mas-mas itu.
itulah dunia dimana sesuatu yang kita senangi dapat membuat kita terlena dan lupa akan arah yang kita tuju
(paragraf di atas hanya improvisasi)

eh, mas Banyumanik (menuju kost) ke arah mana?
"itu ke timur dik, 25 km lagi" kata sang PKL

akhirnya aku harus ke arah timur lagi, hampir sampe banyumanik ban motor bocor kena paku gede. yah nasib harus menuntun naik ke atas karena jalan menanjak, keringat mengucur deras.
wah malam itu benar-benar malam yang melelahkan, seperti biasa transit di kost-an teman buat melanjutkan laporan. lalu pulang untuk tidur.

Rabu, 06 April 2011

Lirik Lagu Ada Band Setingginya Nirwana

saat kembali memelukmu
berurai rasa yg semakin mendalam
kuingin dirimu masih sisakan masa lalu
cintaku setinggi-tingginya nirwana
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
mungkin hatimu mempertanyakan
ada kepastian di lubuk jiwaku
ku telah bersumpah setia
berikrar denganmu
takkan hempaskanmu yg kedua kalinya

reff: cinta jangan kau tinggalkan aku
leburkan ke dalam kepedihan
maafkan aku yg sempat melukaimu

cinta kau harus ampuni aku
atas segala cintaku yg dulu
tiada pantas kah
untuk kembali memulainya

kau bagai bintang terasa
arahkan jiwa yg terlenakan dunia
ampuni mata ini tak mampu melihat
ke dalam cintamu sesungguhnya

repeat reff

dirimu selalu berikan keindahan nyata
di seluruh lini hidup memancarkannya

KUE HITAM ITU AKU TERIMA

Setelah selesai tertawa dan bersenang-senang dengan petualanganku, maka muncul kisah yang lain. dimana jika aku mengingat ini aku akan marah. tapi ga masalah, semua telah berlalu..

seragam kuning inilah yang aku idam-idamkan, bertuliskan Taman Kanak-Kanak..
tapi masih terpengaruh dengan pengalaman sebelumnya dimana aku ditempatkan di playgroup dimana tempat itu sangat membosankan bagiku. aku harap tempat ini beda, kokok ayam sahut-sahutan menyambut mentari pagi bersinar di ufuk timur. fajar menyingsing dan tlah siap barisan putera-puteri untuk melangkah awal ke tahap masa depan. wah berlebihan sekali kata-kata saya...

lonceng berbunyi tanda masuk kelas, aku yang masih menggenggam jari kelingking ibu merasa berada di lingkungan asing saat itu, ketika aku di antar masuk maka ada yang meneriaki ku "awas ada anak baru" rupanya dia adalah teman-temanku. ku buka mataku lebar-lebar memandangi se-isi ruangan, "mereka besar-besar" batinku. maklum usiaku waktu itu masih 3,5 tahun dan mereka rata-rata 5 tahun. aku dipandang kecil waktu itu..

aku merasakan ada yang lain dari tatapan mereka, itu merupakan tatapan yang mengerikan. dalam sekejap ibu meninggalkanku dan guru mengajaiku melambaikan tangan tapi perhatianku masih terfokus pada seisi ruangan yang menatapku dengan aneh.

hal itu pun terjadi...

pelajaran dimulai, kami bernyanyi, bermain dan bersuka cita hingga terdengar lonceng tanda istirahat. setiap murid diberikan jajanan yang terbungkus plastik cantik, cukup aman dari pada jajan sembarangan. istirahat aku ke luar kelas dan duduk di ayunan, sebagai murid pindahan (dari play group) dan masih kalah usia aku dianggap paling lemah. satu kejadian ketika aku sedang asik makan di atas ayunan tiba-tiba seorang anak menghampiri..

Aku merasa takut karena badannya gendut dan besar. Terlihat jelas ketika badannya yang hitam memayungi seluruh tubuhku dari sinar matahari. sambil mengepalkan tangan ia memukulku sampai jatuh dan mengambil makananku. aku tak tau aku salah apa, tapi aku lebih mengalah karena takut. hal itu aku anggap sebagai bullying pertamaku di masa kecil. setiap hari aku harus menyerahkan jajananku padanya dan setelah itu pukulan demi pukulan dilayangkan. aku melihat kepalan tangannya seperti sebuah kue bulat berwarna hitam yang mendarat di setiap tubuhku. aku sedikit menmbela diri tapi apa daya ia sangat kuat. aku hanya bisa diam tak melawan.

setiap hari setiap jam istirahat aku selalu menerima ancaman darinya, aku benar-benar heran, seandaninya aku kuat maka akan aku balas "pikirku waktu itu" tapi tidak, aku jelas tak seimbang.

merasa mendapat perlakuan kasar setiap hari maka aku pun menggunakan cara lama yaitu kabur dan tak akan kembali ke sekoah itu.. hingga orangtuaku menunda sekolahku sampai benar-benar siap,

Awal Petualanganku

Yang namanya anak-anak pasti punya sejuta imajinasi yang mengalir dari dalam otaknya. Sesuai dengan keadaan dan suasana hatinya. Aku terlahir sebagai seorang anak yang memiliki orang tua sebagai pekerja keras (Alhamdulillah), hobby banyak tapi aku masih ingat kegemaranku waktu kecil adalah naik sepeda sambil sesekali atraksi lepas tangan. oye.. bangga tentunya ketika masih kecil mampu melakukan atraksi itu. sayangnya roda pasangan yang biasanya dipakai buat belajar bersepeda belum dicopot. walaupun begitu tetaplah bangga "yang penting bisa lepas tangan" batinku.
Oya, ada pesan kata emak (baca:simbok)jadi anak jangan bandel!!!
inilah cerita masa kecilku,

selain sibuk bermain pada waktu itu (usia 3 tahun)aku juga pengen sekali cepet sekolah, karena kata teman sepermainanku yang rata-rata udah pada SD bilang kalo sekolah itu asyik banget. nah, aku langsung minta buat disekolahkan seperti teman-temanku yang lain. alhasil aku berhasil masuk sekolah di usia 3 tahun :)
hari pertama masuk sekolah adalah hal yang paling menyenangkan. dengan semangat aku dibonceng ayah untuk berangkat sekolah. Sesampainya di Sekolah aku menjalani hari yang lama, itu bukan TK tapi play group. ternyata ayah menitipkan ku di playgroup. karena ayah dan ibu harus bekerja maka aku dititipkan dari jam 8-3 sore, bayangkan!!!. hal yang membuatku bosan adalah ketika aku harus tinggal di sana sangat lama yang membuat aku tak bisa bermain dengan teman-teman di rumah. namun, aku punya satu teman di play group yang dekat denganku. aku lupa nama dan bentuknya, wajar kita sama-sama masih kecil, dia cowok yang nampaknya juga merasa bosan tinggal di playgroup. aku kenal dia pada waktu itu, bandel, jiwa keras, pokoknya dia punya karakter sebagai anak pemberani.

Di hari yang lain dia mengajaku untuk membolos dan kabur dari playgroup. aku tak menyangka seperti orang yang lari dari tahanan haha. Tujuan kami adalah kali gajah wong, nama sungai, yang kebetulan berada di belakang playgroup. Jika pernah ke Gembira Loka (kebun binatang di Yogyakarta) kali gajah wong mengalir elewati kebun binatang. kami tak memikirkan resiko entah ada buaya dan sebagainya, namanya juga anak-anak. setiap hari kami berangkat ke playgroup dan setiap hari kami kabur. dua minggu berlalu dan orang tua ku tau kalo kami suka kabur dari playgroup, pernah kata ayah aku dicari sampai jam 6 sore baru ketemu... wah kalo aku ingat sepenuhnya masa kecilku bakal asik. tapi ini hanya sebagian dari banyaknya petualangan yang aku lalui di masa kecil.

selanjutnya, orangtuaku memindahkanku di TK dekat dengan rumah (sekitar 1,5 kilometer). Namun apa yang terjadi di TK?

Minggu, 03 April 2011

IBUKU..




Sebening tetesan embun pagi...
Secerah sinarnya mentari...
Bilaku tatap wajahmu oh ibu...
Ada kehangatan didalam hatiku...

bait syair di atas merupakan salah satu syair yang pernah dinyanyikan oleh SAKHA. Syair tentang ibu,

aku yang sekarang jauh dari orang tua, khususnya ibu sering sekali merasa kangen dengan beliau. jika teringat pengorbanannya aku sering meneteskan air mata. ibu rela bekerja keras mendampingi ayah.. (sungguh perjuangan dari mereka tak akan aku lupa)

aku punya cerita tentang aku dan ibuku, di mana ini merupakan sebuah bukti perjuangan dan rasa kasih yang tulus dari seorang ibu.
betapa tak bisa kulupakan, ketika aku masih duduk di bangku TK besar, aku merasakan sulitnya keluargaku pada waktu itu. aku melihat sendiri ketika ibu sore hari setelah pulang dari kerja.. dan sudah mengenakan pakaian yang rapi dan sederhana.

aku tanyakan kepadanya hendak kemana Bu?

"Ibu mau berangkat nge-les-i (menjadi tentor)" jawabnya... waktu itu Ibu bekerja sebagai guru honorer, dan di sore hari ia menjadi guru privat.

aku boleh ikut? sekali-kali Bu

"boleh" jawabnya dengan senyum,

maka aku pun segera naik ke sepeda 'ontel' warisan kakek. dengan semangat kami berangkat.. sungguh tak bisa ku bayangkan pada waktu itu jarak ibu untuk sampai tujuan begitu jauh. jika sekarang naik motor bisa setengah jam.. hal ini membuatku kagum. namun, waktu itu aku masih kecil dan belum dapat mengerti bahwa itulah sebuah perjuangan, tapi setidaknya aku telah mendapatkan gambaran dari kehebatan ibuku.

ayah ceritakan kepadaku. Pada waktu akhir TK dan mau masuk SD, aku harus opname ketika aku terserang Demam Berdarah, mungkin bisa dibilang sekarat pada waktu itu, dengan keadaan seperti ini ibu selalu menemaniku. hingga sampai hari ke 7 ketika tubuhku kejang hebat, dan panas yang tinggi. mungkinkah aku akan mati..
Ibu tak panik pada waktu itu, ia menyuruh ayah untuk mencari stok darah. dan sayangnya persediaan darahku langka, ya, AB merupakan golongan darah yang jarang. ayah pun keluar, ibu yang sabar terus berdoa dan memohon agar keadaanku membaik, di sisi lain dengan cepat ia memasukkan jarinya ke mulutku sebagai ganjalan gigitanku, karena kalau tidak cepat diganjal maka aku akan memutuskan lidahku yang terus aku gigit. darah ibu mengalir, namun ia tetap menahan rasa sakit nya. sungguh hal yang luar biasa untuk pengorbanannya.. dan berkat doanya aku sembuh, dan dapat kembali menunjukkan senyumku padanya, berkaca-kaca wajah ibu.

mungkin itulah gambaran ibuku, sebagai sosok pejuang kehidupan anaknya mendampingi ayah. ada banyak cerita tentang pengorbanannya.. aku tak akan malu jika harus meneteskan airmata jika kusebut nama ibu, karena itulah dia dan aku tak akan melupakan semua yang telah ia berika padaku.

---------------------
sebuah cerita
pernah diceritakan kepadaku dan membuatku menangis..

Apabila seorang bayi akan segera dilahirkan ke dunia,ia bertanya kepada Tuhan," Wahai Tuhanku, para malaikat yang ada disini mengatakan bahwa besok Engkau akan menempatkanku di dunia. Lalu,bagaimana caraku hidup disana,sementara aku begitu kecil dan lemah?"

Tuhan menjawab,"Aku telah memilihkan satu malaikat untukmu. Dia yang akan menjaga dan mengasihimu."

"tapi disini, didalam surga, aku sudah bisa bernyanyi dan tertawa. Bagiku, ini sudah sangat membahagiakanku,"kata bayi itu lagi.

Tuhan berkata." Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari. Kamu akan merasakan kehangatan cintanya,yang dapat membuatmu merasa lebih bahagia."

"lalu bagaimana aku bisa mengerti ketika orang-orang berbicara kepadaku?sedangkan aku tidak memahami bahasa mereka?"tanya bayi itu lagi.

"Ketahuilah, malaikatmu akan berbicara kepadamu dengan bahasa terindah yang pernah kamu dengar. Dengan penuh kesabaran dan perhatian, ia akan mengajarimu cara berbicara."

"Wahai Tuhanku, apa yang harus aku lakukan ketika aku merasa rindu untuk berbicara kepada-Mu?"

"Malaikatmu akan mengajarimu cara berdoa kepada-Ku," jawab Tuhan.

"Ya Tuhan aku mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat. Siapakah nanti yang akan melindungiku dari kejahatan mereka?"

"Wahai hamba-Ku,malaikatmu akan melindungimu, sekalipun itu dapat mengancam jiwanya sendiri."

"Tapi ya Tuhan, aku pasti akan merasa sangat sedih,karena tidak dapat melihat-Mu lagi," bisik sang bayi.

"Janganlah engkau terlalu bersedih. Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku. Ia akan mengajarimu cara agar kamu bisa kembali kepada-Ku, meski sesungguhnya Aku akan selalu berada disisimu."

saat itu, surga begitu tenang, sehingga suara dari bumi dapat terdengar. Sang bayi kemudian bertanya secara perlahan, "Tuhanku, jika aku harus pergi saat ini, dapatkah Engkau memberitahukan kepadaKu nama malaikat yang baik hati itu?"

Tuhan menjawab," engkau akan memanggil malaikatmu, Ibu......."

Ingatlah selalu kasih sayang ibu, berdoalah selalu untuknya, dan cintailah ia sepanjang masa.


Selamat Hari Ibu. setiap hari adalah hari untukmu ibu :)

Sabtu, 02 April 2011

FEEL ANNOYED (tentang aku)

just share ..
Sahabat, sepertinya aku tak akan pernah berani mengungkapkan perasaanku, atau mengkin ada batasan-batasan ketika kita bergaul, dan itu tak akan bisa kau pahami. kadang engkau melihatku sebagai sosok yang ceria, namun selang sedetik kau dapat melihatku sebagai sosok pemurung (bisa dikatakan orang yang lagi putus asa, dan dalam sekejap kau akan melihatku tertawa. Bukankah setiap[ orang memiliki akal dan hati yang terkadang memang susah untuk ditebak.

Setiap orang pasti ingin merasa dirinya bebas berkembang, setiap orang pasti ingin merasa dirinya untuk bergerak, karena setiap orang punya pilihan masing-masing.. begitu juga denganku, aku ingin semua itu ada pada diriku.

Tapi hal yang tidak ku suka ketika bergerak aku dalam keadaan terpaksa, tapi aku juga tak suka untuk diam selamanya, terlebih lagi orang tak menganggapku ada.
Entah kenapa sejak kecil aku lebih nyaman untuk menyendiri, bisa dibilang itu adalah kebiasaanku. tapi ga cuman aku, cz banyak orang yang suka melakukan hal itu. walaupun sebenarnya dalam diri muncul gejolak bahwa aku butuh orang, aku butuh kritikan, aku butuh masukan, saran dan penilaian dari orang lain, Namun itu sulit bagiku, aku tak sanggup menceritakan semua masalahku. Mungkin aku sendiri yang merasa bahwa aku adalah seorang yang tertutup, memang sangat susah rasanya jika harus membagi penderitaan dengan orang lain. aku tak ingin jika ada orang yang mencampuri urusan pribadiku. yah, dengan menyendiri maka aku dapat berfikir tentang solusi dari setiap masalahku. Kadang memang aku sering dianggap aneh, namun dibalik semua itu aku berusaha memutuskan benang yang telah membelenggu.

Sabtu, 05 Maret 2011

KETIKA MINYAK JADI BAGIAN HIDUPNYA



Coba tebak jika minyak jadi bagian hidup. Pasti kena kolesterol tinggi haha…

Yang dimaksud di sini bukanlah tentang makanan mengandung berminyak sampai 'ndledek-ndledek', namun kita akan membicarakan seseorang yang memiliki kekayaan dari berbisnis minyak, siapakah dia? Kalo ngomongin soal minyak pasti tidak jauh dari sebuah Negara yang berada di kawasan Timur Tengah. Memang kawasan ini sangat terkenal dengan sumberdaya minyaknya. Beberapa Negara menjadi pengekspor minyak terbesar di dunia, sebut saja UEA, Saudi Arab, Qatar dsb.

Nah, bagi temen2 yang suka dengan tayangan sepakbola semisal liga inggris. Pastinya tau dengan klub kaya Manchester City. Klub itu kini telah dimiliki oleh juragan minyak dari Uni Emirat Arab. Namanya adalah Syeikh Mansour bin Zayed al-Nahyan. Keluarga Al-Nahyan memimpin Abu Dhabi sejak 1960-an. Syeikh Mansour tercatat juga sebagai anggota cabinet UEA, dan terkenal sangat mencintai olahraga. Dia menjabat sebagai presiden klub sepakbola Al-Jazeera serta pacuan kuda, Emirates Horse Racing.

Kekayaan keluarga Syeikh Mansour terbilang luar biasa, tercatat sekitar 560 miliar pounds (Rp 10 ribu triliun) Sebagian besar kekayaan tersebut dihasilkan dari perusahaan minyak yang dimiliki oleh keluarga Al-Nahyan sejak tahun 1958. Jika harga minyak naik USD 1 per barrel. Maka pundi-pundi uang Syeikh Mansour akan bertambah 500 juta dollar perhari! Dia merupakan direktur utama First Gulf Bank dan Presiden Petrolium Investment Company.

Kalo kita jadi syeikh Mansour apa yang akan kita lakukan dengan uang sebanyak itu? Hha tentunya jangan lupa Sodakoh buat bekal di Akhirat nanti ya…

Jumat, 04 Maret 2011

JOGJAKU TEMPO DOELOE

Hari ini begitu melelahkan namun semua itu terbayar karena sudah berhasil berkeliling kota Semarang walaupun tidak smpai pelosok2. pengalaman berharga dapat dipetik dari perjalananku. dalam perjalanan kali ini sempat bertemu dengan seorang petugas penjaga sekolah di salah satu SMA negeri di Semarang. usianya sudah lebih dari setengah abad namun pengabdiannya luar biasa..

Lansung saja saya ajak ngobrol (kebiasaan saya suka lupa menanyakan nama kalo sudah asyik ngobrol jadi sebut saja BAPAK INI hhe), dalam obrolan kali ini adalah menyinggung soal sejarah dan jaman dahulu. Wajar kenangan di masa itulah yang begitu berkesan baginya. Setelah ngobrol jauh ternyata Bapak ini adalah pensiunan Angkatan Darat yang dulu pernah dinas di Purworejo.. nah karena saya orang jogja maka bapak itu bercerita tentang kota jogja yang dilalui ketika dinas dari Semarang ke Purworejo bolak-balik dan selalu melewati kota yang terkenal dengan masakan gudeg itu. aku jadi terbayang kota jogja tempo doeloe... lets cekidot!!!

VRENDERBRUG



TUGU JOGJA



TAMAN SARI



STASIUN TUGU



KEDATON PLERET



PASAR NGASEM



PASAR BERING HARJO



MALIOBORO 1949



MALIOBORO



KANTOR POS JOGJA



BANK BNI



ALUN-ALUN UTARA



ALUN-ALUN SELATAN



MASJID AGUNG

Selasa, 01 Maret 2011

TEMAN IMAJINASI



TEMAN IMAJINASI

Hai!!! Apa kabar?
Sepertinya ditempat ku sering hujan apalagi hujannya pas jam2 ke kampus, kan jadi repot.
Hehe..
Kalo waktu kecil pas hujan mesti teringat lagu ‘tik tik tik bunyi hujan’ iya ga? Nah aku pengen ngajak temen2 buat kembali ke masa anak-anak. Sebenernya bisa dibilang asik ketika kita masih kecil atau usia anak-anak (ya mungkin sekitar usia 5 tahun-an lah), paling rutinitas cuman maen tanpa ada laporan, tugas kuliah dan lain2.

Ngomongin lagi soal anak-anak temen2 mesti tau yang namanya teman imajinasi. Waktu kita kecil kita sering ngomong sama temen imajinasi kita, contohnya aku waktu umur 5 tahun pernah membayangkan sosok dinosaurus mini seandainya aku masih ingat namanya. Dia selalu menemaniku disaat aku sendirian. Mungkin waktu lagi liburan kan ga sekolah jadi cumin maen di rumah. Nah, sosok gaib (bukan setan) itu selalu aku ajak bicara.. entah ngomong apa tapi aku masih ingat kalau aku pernah punya yang namanya teman imajinasi. Itu dulu banget hehe keliatannya lucu, kalo sekarang ngobrol sama temen imajinasi kita bakal dianggap ga waras kayaknya (emang)

Ingat juga ketika aku pernah menyusun semua kursi di ruang tamu, trus aku anggap jadi sebuah kapal. Dan aku membuat topi dari kertas macam bajak laut gitu hehe, atau buat menggambarkan imajinasi anak2 temen2 bisa nonton film Rugrats dimana imajinasi anak-anak digambarkan sangat nyata. Sebenernya hal tersebut normal jika sang anak bisa kembali saat diajak berbicara kita atau orang tuanya. Sebaiknya jangan dicegah untuk berimajinasi karena itu akan mengembangkan kreativitas sang anak.

Minggu, 27 Februari 2011

NGERTI RA? (TAU GA?)

Jalan-jalan pagi hari memang menyehatkan, wah selain sehat jalan pagi hari juga sebagai pemanasan sebelum beraktivitas. Sambil tengak-tengok kanan kiri ternyata ada sesuatu yang membuat saya heran plus kagum… apa itu? Tebaklah!!!
Pancaran kilauan membentuk pola indah di antara dedaunan dari dua cabang pohon, setelah didekati wow terkejut…ternyata kilauan indah itu berasal dari jarring laba-laba yang basah akibat terkena guyuran gerimis. subhanAlloh

Tau ga temen2 kenapa jarring laba-laba begitu kuat? Nah, itu yang sedang diteliti oleh para ahlinya akhir-akhir ini. Diketahui jarring laba-laba bahkan lebih kuat dari serat besi. Coba aja jarring laba-laba yang sepertinya hanya benang tipi situ kalian coba patahkan, pasti sangat susah malahan tangan kita yang terbelit oleh benang-benang yang semula kita remehkan haha… jangan sampe repot sendiri

Selain itu para ahli menemukan bahwa laba-laba telah menggunakan cahaya ultraviolet dalam jaringnya untuk memikat mangsanya datang.. wow. Hal tersebut terungkap setelah para peneliti di Australia meneliti rahasia di balik jaring yang cantik tersebut. Selama ini jaring laba-laba dikenal sangat lengket dan kuat, bahkan melebihi baja, namun jarang diteliti aspek bentuknya.

Hal tersebut didasari fakta bahwa beberapa jenis bunga memantulkan cahaya ultraviolet yang menarik perhatian serangga. Jika jaring laba-laba memantulkan cahaya yang sama, berarti fungsinya mirip dengan bunga untuk merayu serangga.

Hochuli dan koleganya kemudian melakukan percobaan dengan jaring laba-laba asli dan jaring laba-laba yang dilapisi plastik penyaring ultraviolet. Mereka kemudian memantau berapa banyak serangga yang tertanggap dalam beberapa hari.

Lalat, lebah, tawon, dan nyamuk tertangkap baik di kedua jaring. Namun, pada jaring yang dilapisi plastik antiultraviolet jumlahnya jauh lebih sedikit. Jumlah nyamuk tetap sebanding karena serangga ini tidak dapat melihat cahaya ultraviolet.

"Laba-laba sepertinya memanfaatkan kemampuan sejumlah mangsanya yang dapat melihat cahaya ultraviolet," jelas Hochuli. Pada penelitian berikutnya para peneliti akan mempelajari pengaruh bentuk sarang yang bervariasi sesuai jenis laba-laba yang membuatnya.



Jaring laba-laba dapat dipakai untuk menyambung otot (tendon) atau memulihkan ligamen yang rusak. Selain sangat kuat, serat alami ini tidak menyebabkan infeksi.

Penggunaan serat untuk aplikasi medis sebenarnya telah diceritakan sejak sekitar 2.000 tahun lalu. Di antaranya untuk melawan infeksi, mencegah pendarahan, dan menutup luka.
Meski demikian, para ilmuwan belum menemukan bukti bahwa jaring laba-laba dapat membunuh kuman. Sejauh ini, hasil percobaan pada hewan menunjukkan bukti-bukti awal bahwa jaring laba-laba tidak menghasilkan respon kekebalan terlalu besar sehingga dapat diterima tubuh.

Para peneliti di Universitas Tufts, Massachusetts telah membuktikan bahwa jaring laba-laba dapat dirangkai untuk memulihkan jaringan penyambung tulang (ligamen) yang rusak. Percobaan ini berhasil pada ligamen jenis ACL (anterior cruciate ligament) yang biasanya rusak pada penderita cedera lutut.

"Kami juga melihat potensi jaring laba-laba untuk tendon buatan," kata Randolph Lewis dari Universitas Wyoming, AS. Para ilmuwan telah memanfaatkannya untuk membuat benang operasi untuk menutup luka bekas operasi, mata, atau, menyambung jaringan syaraf.

Namun, Lewis dan para peneliti lainnya belum dapat menghasilkan jaringan yang siap pakai. Untuk menghasilkan material seperti jaring laba-laba dalam jumlah besar, Lewis memanfaatkan alfalfa, tumbuhan semak yang biasa dipakai sebagai pakan kuda di Amerika. Sedang peneliti lainnya coba membuat protein jaring laba-laba dalam susu kambing.

Mereka dapat menghasilkan jaring di luar tubuh laba-laba dengan cara menyisipkan gen yang dimiliki laba-laba ke sel yang menjadi targetnya. Penelitian terakhir yang sedang dilakukan Lewis dilaporkan dalam jurnal Chemical Reviews.



Wah semakin maju teknologi semakin membuktikan bahwa otak manusia terus berkembang hhe demi kebaikan pokoknya setuju2 saja .. ngomongin soal jarring laba2 jangan2 nanti di masa depan juga akan ada makhluk seperti spiderman berterbangan di atas kita kayak di film spiderman haha…

SEBUAH TRADISI DI SENDANG CANDRA JATI

Ngayojokarto kutane aman berhati nyaman
Kuta seniman kuta pelajar lan kabudayan

Lirik lagu di atas mengenalkan kita kepada kota Yogyakarta. Kota ini dikenal sebagai kota pelajar, kota seni, dan kota budaya. Dalam hal pendidikan siapa yang tidak mengenal kota ini, adanya Taman Siswa menjadi simbol lahirnya sekolah pertama milik bangsa Indonesia. Kini Yogyakarta memiliki sekolah-sekolah unggulan yang menghasilkan sumber daya manusia yang siap bersaing di era globalisasi. Selain itu kota Yogyakarta menjadi kota pariwisata yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan baik domestik maupun asing karena memiliki banyak kebudayaan dan tradisi yang telah memasyarakat.

Beberapa tradisi yang ada di Yogyakarta masih dilestarikan, contohnya Grebeg Mulud, kenduren, nyadran, dan masih banyak lagi. Sebagai contoh yang menarik adalah tradisi berendam pada malam selasa dan jumat. Sangat menarik untuk kita ketahui bahwa tradisi ini belum memasyarakat dan hanya sebagian kecil dari masyarakat kota Yogyakarta yang mengetahui adanya tradisi ini.

Yogyakarta dahulu adalah sebuah Negara yang memiliki adat dan istiadat tersendiri. Oleh karena itu muncul tradisi-tradisi yang ada di masyarakat seperti tradisi berendam ini. Tradisi ini dilakukan di sebuah sendang bernama Candra Jati. Sendang adalah tempat sejenis kolam yang digunakan untuk mandi. Bentuk sendang bermacam-macam seperti lingkaran, persegi, segitiga dan lain-lain.

Sendang Candra Jati berarti bulan yang menerangi malam. Nama ini diberikan oleh sebuah Paguyuban Candra Jati. Diceritakan bahwa nama ini berasal langsung dari yang mahakuasa melalui perantara manusia. Sendang ini berada di kelurahan Banyuraden, dusun Sukunan yang sekarang menjadi kampong wisata lingkungan. Setiap malam selasa dan jumat digunakan untuk berendam.

Tradisi berendam berawal dari tuntunan perguruan yang ada di desa Bulawen, Sleman. Pada awalnya berendam dilakukan selama tujuh hari tujuh malam bahkan ada anjuran sampai empat puluh hari. Murid perguruan ini menerima tuntunan dari sang guru yang turun-temurun dilakukan. Pada akhirnya setelah keluar (lulus) murid-murid perguruan memiliki keinginan untuk melestarikan tradisi ini.

Pada tahun 1987 murid-murid perguruan mendapat petunjuk untuk melakukan berendam di daerah Klaten karena di sana terdapat banyak sendang. Untuk melestarikan tradisi ini maka mereka berangkat dari Yogyakarta menuju Klaten. Pada tahun 1998 terjadi kekacauan, suasana di Klaten sudah tidak aman akibat demo terhadap pemerintah orde baru sehingga memunculkan rasa takut dalam perjalanan. Selanjutnya sampai di Yogyakarta muncul rasa khawatir karena tidak dapat melestarikan tradisi ini. Akhirnya membuat sebuah paguyuban untuk mencari jalan keluar dengan mengadakan pertemuan dan saling bertukar pikiran.

Kemudian mereka mulai untuk mencari lokasi yang sesuai untuk membuat sendang. Mereka mencari dari daerah Sleman dan Bantul namun tidak mendapatkan tempat yang sesuai karena air yang ada didaerah tersebut kotor.

Pada akhirnya mereka menemukan tempat yang sesuai di daerah banyuraden milik seorang warga. Sebelum menjadi sendang tempat ini berupa Ibelik yaitu tempat pemandian umum berukuran kecil, di tempat ini terdapat sumber mata air yang jernih. Pada tahu 2002 mulailah dibangun sendang di atas tanah pinjaman dari warga tersebut. Dalam pembangunannya memerlukan biaya sampai Rp 20.000.000 yang berasal dari donator warga. Setelah sendang tersebut jadi maka dinamakan sendang Candra Jati tradisi ini dapat dilakukan kembali.

Tradisi berendam ini dilakukan setiap malam selasa dan jumat, berbeda dengan tuntunan yang menganjurkan untuk berendam selama empat puluh hari dari sang guru. Mereka mengaitkan dengan puasa senin-kamis yang mereka lakukan. Tradisi ini dilakukan pada pukul dua belas malam dan berlangsung selama satu jam. Ketika berendam hati harus tenang karena mereka percaya bahwa pada saat itu mereka sedang berkomunikasi langsung dengan Sang Mahakuasa. Dengan menggunakan udeng yaitu sejenis selendang yang didikat di kepala sebagai pelengkap tradisi. Sebelum berendam mereka niat terlebih dahulu agar selama berendam hati mereka menjadi tenang. Setelah menunjukkan pukul dua belas maka tanda berupa sirine dibunyikan. Berendam dimulai selama satu jam.

Adanya tradisi ini belum sepenuhnya diakui oleh masyarakat pada umumnya sehingga tradisi ini dilakukan hanya sebatas anggota paguyuban yang telah mengetahui tujuan dari tradisi ini. Tradisi ini diikuti oleh kurang lebih empat puluh orang yang terdiri dari pemuda dan orang dewasa dan hanya sekitar sepuluh orang yang memiliki kesungguhan. Mereka berasal dari berbagai kampong di Yogyakarta yang mempunyai kepercayaan yang sama. Dalam menjalankan tradisi ini mereka tidak menginginkan ilmu kebal dan sejenisnya atau kekayaan tetapi hanyalah rasa untuk melestarikan tradisi yang ada dalam kebudayaan Jawa.

Selanjutnya adalah penyalahgunaan sendang serta kendala yang dihadapi. Permasalahan yang ditimbulkan sebagian masyarakat adalah pembuangan sampah sembarangan di sekitar sendang, selain itu tempat untuk berpacaran, tempat untuk bolos, tempat untuk pelajar yang merokok dan lain-lain. Perlu disadari bahwa sendang memiliki manfaat apabila di rawat dengan baik. Selain itu perlu perhatian dari warga sekitar untuk menjaga keamanan di sekitar sendang. Selain itu sendang ini berada di tanah warga sehingga suatu saat akan dihilangkan sesuai dengan keinginan pemilik tanah.

Untuk perawatan sendang mereka menyesuaikan. Jika sendang kotor atau perlu diperbaiki maka anggota paguyuban bergotong royong untuk membersihkan atau memperbaiki kerusakan. Tidak ada jadwal khusus bagi para anggotanya, partisipasi masyarakat dalam merawat sendang sangat dibutuhkan karena masyarakat selain paguyuban juga memanfaatkan air sendang untuk mandi dan mencuci.

Kita sebagai masyarakat Yogyakarta perlu mengetahui banyak hal mengenai daerahnya dari kulit hingga ke akar budayanya. Sebagai penduduk kita juga wajib menghormati adanya tradisi dan budaya yang ada dalam masyarakat karena kita hidup ditengah masyarakat. Selain itu kita juga harus pandai memahami segala bentuk kegiatan yang menyangkut kebudayaan sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran bagi yang melaksanakan tradisi.


Oleh : Muchlish Abdurrohim

Sekolah=Kebutuhan Pokok???


Ini adalah salah satu tulisan yang pernah dimuat di TETRA (sebuah majalah yang dikelola oleh Balai Bahasa Yogyakarta).



Seseorang berlari di sebuah lorong menuju ke suatu ruangan, tampak di dalam ruangan orang-orang yang sedang serius menimba ilmu. Ruangan itu adalah sebuah kelas SMA yang ada di Yogyakarta. “maaf saya terlambat”, kata seorang siswa dengan muka malu dan baju basah, keringat mengucur lelah mengejar waktu.

Nah teman-teman, seberapa pentig pendidikan bagi kita? Sekolah merupakan fasilitas bagi kita (kaum muda) untuk menimba ilmu. Saat ini kita akan sulit untuk hidup jika tidak memiliki ilmu. Maka sekolah menyediakan guru yang berpengalaman untuk mengajarkan ilmunya kepada kita. Tapi apakah kita sudah bersungguh-sungguh atau hanya sedikit niat kita untuk mencari ilmu?

Terkadang kita merasa iba dengan kondisi di Indonesia, beberapa anak mengalami putus sekolah dikarenakan mahalnya biaya pendidikan yang tidak sanggup mereka membayarnya. Atau kondisi lingkungan yang tidak mendukung, ketika orang tua lebih menginginkan anaknya bekerja dari pada bersekolah. karena mayoritas penduduk Indonesia miskin dan biaya pendidikan mahal maka penduduk Indonesia yang miskin akan bertambah banyak karena mereka tidak mendapatkan pendidikan yang layak untuk mengubah kehidupan mereka. Tidak jarang orang miskin juga pandai karena dorongan untuk berusaha memperbaiki kehidupan. Beasiswa yang diperoleh tidak dapat menjamin seluruh warga negara dapat bersekolah karena terbatasnya anggaran pemerintah. Tapi bagaimana dengan mereka yang bersekolah. Ada beberapa dari mereka yang membolos ke tempat-tempat hiburan seperti game center. Mereka tidak mengingat betapa sulitnya orang tua untuk menyekolahkan mereka. Tidak sedikit dari mereka yang terlibat tawuran hingga kriminalitas remaja. Hal itu dikarenakan kurangnya kedewasaan berpikir mereka.



Mereka menganggap bahwa sekolah hanyalah rutinitas pagi, padahal jika mereka menyadari pentingya sekolah maka akan menjadikan jembatan menuju kesuksesan. Terbukti bagi mereka yang memiliki prestasi di sekolahnya atau bagi juara olimpiade di beberapa bidang pendidikan. Mereka merasa sekolah memiliki peranan penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang mampu bersaing di era globalisasi.

Kesadaran akan pentingnya sebuah pendidikan bagi seseorang merupakan faktor terpenting dalam menunjang keberhasilan seseorang. Kesadaran merupakan motivasi utama agar kita meraih kesuksesan, dengan adanya kesadaran walaupun fasilitas tidak mencukupi kita terus berusaha dan menutui kekurangan yang kita punya. Tetapi tidak dengan tersedianya fasilitas yang mencukupi dan kesadaran itu tidak ada maka kita tidak terdorong berusaha menggunakan fasilitas yang tersedia dengan baik. Kita sadari bahwa kemampuan warga negara Indonesia tidak kalah dengan warga negara asing. Banyak lulusan universitas di luar negeri merupakan alumnus yang berasal dari Indonesia dan karena fasilitas di Indonesia kurang mencukupi sehingga mereka tidak bisa berbuat banyak. Universitas di Indonesia pun tidak kalah dengan universitas di luar negeri karena tenaga pengajarnya pun berasal dari lulusan universitas di luar negeri.

Pendidikan sangat diperlukan oleh seseorang karena berguna untuk hidupnya. Pendidikan pun tidak hanya dalam bidang akademik melainkan juga dalam bidang non akademik. Keduanya pun tidak dapat berdiri sendiri, tidak bisa kita hanya mementingkan teori saja atau mementingkan praktek saja keduanya harus berjalan dengan seimbang.

Kesadaran untuk mengubah negara Indonesia agar tidak bergantung pada campur tangan negara asing merupakan tugas kita sebagai warga negara. Banyaknya sumber daya alam Indonesia yang dikuasai oleh negara asing dan tugas kita adalah untuk merebut kembali apa yang seharusnya kita punya karena hasilnya lebih banyak masuk ke negara asing. Antara pendidikan dan agama juga harus berjalan dengan seimbang, jika tidak kita akan terjerumus ke perbuatan maksiat seperti KKN yang dapat merugikan orang lain dan diri sendiri. Nah, mari kita manfaatkan fasilitas yang telah diberikan kepada kita dan mulailah dengan niat untuk mencapai sebuah kesuksesan.

HORMATILAH YANG LEBIH TUA!!!

DALAM masyarakat kita mengenal etika dan nilai-nilai moral. Hormat pada orang yang lebih tua adalah salah satunya. Sebagai anak-anak atau remaja kita dituntut untuk menghormati orang yang lebih tua, tetapi alangkah baiknya jika perilaku hormat ini timbul dari dalam diri kita. Artinya kita sadar dan mampu menempatkan diri kita di hadapan mereka.

Hormat harus kita munculkan karena terkadang orang yang lebih tua seringkali memiliki sikap tidak mau kalah dan tak kenal kompromi, tak mau tahu pendapat kita. Jadi, kita harus bisa memberi pengertian sesuai dengan kemampuan berpikir mereka. Banyak contoh dimana sebagai remaja kita meminggirkan etika terhadap orang yang lebih tua, bahkan kepada orangtua kita sendiri atau kepada guru.

Satu hal penting lagi yang harus dimengerti adalah kita tetap harus menghargai orang yag lebih tua sebagai manusia. Walaupun mereka bukan lagi manusia produktif (jika bekerja tidak menghasilkan sedikit melalui tenaga mereka), atau dikatakan energi mereka mulai berkurang. Setiap orang tua selalu merasa memiliki kelebihan dibanding anak-anaknya, mengingat dia lebih kenyang pengalaman baik suka maupun duka. Sebodoh-bodoh apapun orang tua dibanding anaknya, sudah pasti perasaan seperti ini ada pada mereka. So, kita harus menghormati mereka.

Belajar menghormati orang yang lebih tua itu gampang. Kita mulai dari orang tua kita sendiri. Bagaimana jadinya jika menghormati orang lain tanpa menghormati orang tua sendiri, apa kata dunia??? Mereka akan sedih, dan jangan sampai mereka kecewa kepada kita.

Hormat bukan berarti kita harus takut dan mengecilkan diri, tetapi hormat adalah bentuk penghormatan kita kepada mereka. Jika kita ingin dihormati maka kita juga harus belajar menghormati

-hmc-

sumber: http://222.124.164.132/web/detail.php?sid=178667&actmenu=46

Kamis, 24 Februari 2011

Hitam & Putih - Ada Band

kujatuh cinta lagi
tuk kesekian kali
saat tandanya kita jatuh

menatap langit biru
terlukis senyum cerah
tebarkan warna-warni
taburi kehidupanku

reff: ku terlahir untukmu
mengukir indah dunia
kemanaku menuntun jalanku
terangi malam tak lagi gelap
berhiaskan kasih nan suci

di dalam hidup ini
tak ada yang sempurna
ada hitam dan putih
dalam segala ucap dan laku

repeat reff

sumpah mati sayangku padanya
takkan ada yang gantikan
darat dan lautan kusatukan
demi keagungan cinta

repeat reff

ku terlahir untukmu
ku terlahir hanya untukmu

.